BOGOR, CEKLISSATU - Penerapan tarif Biskita Trans Pakuan sebesar Rp4.000 untuk setiap kali perjalanan segera diberlakukan dalam waktu dekat ini.
Penerapan tarif tersebut mengacu pada keputusan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ).
Wali Kota Bogor, Bima Arya menyebut bahwa tarif yang akan diberlakukan tidak akan memberatkan masyarakat dan memberikan kemajuan pada aspek pelayanan Biskita.
"Pelayanannya akan semakin baik. Shelter bus dan profesionalitas sopir akan menjadi atensi kami," ucapnya pada Sabtu, 1 April 2023.
Kendati demikian, nantinya akan ada penyesuaian tarif bagi penumpang dengan segmen tertentu misalnya pelajar, lansia, dan disabilitas.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Bogor, Eko Prabowo menambahkan bahwa sebelumnya tarif Biskita diusulkan sebesar Rp5.500, namun menjadi Rp4.000 hasil penyesuaian kajian Ability To Pay (ATP) atau kemampuan untuk membayar jasa pelayanan, dan Willingness To Pay (WTP) atau kesediaan pengguna untuk mengeluarkan imbalan atas jasa yan diperolehnya.
"Awalnya kami usulkan Rp5.500 namun dikembalikan, kemudian kami sesuaikan menjadi Rp4.000. Nah, kemarin tarif ini sudah ditandatangani oleh Kementerian Perhubungan," ungkapnya.
Danjen sapaan karibnya ini mengaku penerapan tarif akan mulai berlaku setelah adanya pengesahan dari Kementerian Keluangan RI. Sembari menunggu pengesahan tersebut, lanjut Danjen, pihaknya akan menggelar sosialisasi secara masif selama sepekan kedepan.
"Untuk sementara Rp4.000 berlaku untuk semua penumpang. Setelah berjalan selama 2 bulan akan dievaluasi dan ada komparasi bagi penumpang pelajar, lansia, dan disabilitas," katanya.
Comment