BANDUNG, CEKLISSATU – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Wina Armada Sukardi menegaskan bahwa wartawan Indonesia memiliki semangat perjuangan yang tak terpisahkan dari sejarah bangsa ini.  

“Darah wartawan Indonesia adalah darah para pejuang. Sejak masa pra-kemerdekaan hingga saat ini, wartawan selalu menjadi aktor utama dalam perjuangan bangsa,” ujar Wina saat menyampaikan materi dalam Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) PWI Provinsi Jawa Barat 2024 di Bandung, Selasa (03/12/2024).  

Ia menambahkan, wartawan memiliki peran signifikan dalam sejarah perjuangan Indonesia, termasuk dalam upaya meraih kemerdekaan. 

Baca Juga : PWI Kota Bogor Menjadi Peserta Terbanyak Kedua OKK Se-Jawa Barat Tahun 2024

Menurutnya, wartawan sudah lebih dahulu menghadapi risiko besar, seperti penangkapan oleh penjajah, bahkan sebelum tentara mengalami hal serupa.  

Wartawan Indonesia memiliki saham besar dalam republik ini. Peran mereka dari masa ke masa sangat vital, dan saya mengajak semua wartawan untuk terus memberikan yang terbaik demi kemajuan bangsa ini,” kata Wina.  

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengingatkan bahwa peran wartawan tetap relevan di masa kini dan masa depan, terutama dalam membangun negeri.  

Sementara itu, Ketua PWI Jawa Barat, Hilman Hidayat, menyoroti pentingnya solidaritas antar anggota dalam organisasi PWI.  

Baca Juga : OKK PWI Jawa Barat 2024 Resmi Dibuka, Diikuti 140 Wartawan Berlangsung di Bandung

“Bergabung dengan PWI bukan hanya tentang keuntungan pribadi, tetapi tentang solidaritas. Kita punya kesetiakawanan, advokasi, dan saling melindungi sebagai sesama anggota,” ujar Hilman saat membuka acara.  

Ia juga menegaskan pentingnya mematuhi aturan organisasi serta menjunjung tinggi kode etik jurnalistik dan kode perilaku wartawan sebagai anggota PWI.  

“Menjadi anggota PWI berarti harus berkomitmen pada nilai-nilai profesionalisme dan etika yang telah ditetapkan,” tambahnya.  

Acara OKK PWI Provinsi Jawa Barat 2024 ini bertujuan memperkuat pemahaman wartawan terhadap nilai-nilai jurnalistik dan organisasi, sekaligus mempererat hubungan antar anggota PWI di Jawa Barat. (Febrian Batara Aditya Rahman)