BANDUNG, CEKLISSATU -- Jelang libur Lebaran 2025, PLN (Unit Induk Distribusi) Jawa Barat menyiapkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di sepanjang jalur mudik di wilayahnya, baik jalur utara maupun selatan.

"Kita sudah siapkan 394 SPKLU dengan sebaran 248 lokasi di 27 kabupaten dan kota. Ini di luar satu SPKLU mobile sebagai antisipasi EV pemudik kehabisan di tengah jalan, yang rencananya ditambah 2 unit, lagi," kata GM PLN UID Jabar, Agung Murdifi (17/08/2025).

Menurut dia, kondisi tersebut menjadi bagian dari kesiapan PLN dalam merespon mobilitas masyarakat yang hendak pulang kampung. Untuk pelayanan di masa puncak itu, PLN mendirikan 313 posko untuk layani pemudik.

Baca Juga: Dishub Kabupaten Bogor Siapkan 331 Personel untuk Antisipasi Arus Mudik dan Balik Lebaran

Untuk SPKLU sendiri, langkah tersebut tak terlepas dari tren penggunaan electric vehicle yang makin menunjukan tren peningkatan. Yang di masa mudik, pemilik kendaraan listrik diperkirakan akan melonjak penggunaannya untuk menempuh perjalanan ke kampung halamannya tersebut.

"Trennya memang meningkat pesat. Ini bisa merujuk kepada jumlah transaksi di 2024. Mencapai 99.821 kali, dengan nilai Rp 5,18 miliar. Kenaikannya ini mencapai 349 persen dibanding tahun lalu," sambung Senior Manager Niaga dan Pelayanan Pelanggan PLN UID Jabar, Eko Suharno.

Pihaknya pun memastikan SPKLU tersebut siap untuk menunjang perjalanan warga yang berlibur Lebaran terutama keandalan mesin pengisian daya tersebut.

Baca Juga: Puncak Arus Mudik Diperkirakan Terjadi pada 28 Maret, Kemenhub Ingatkan Ini 

"Jadi mesinnya sudah dilakukan pemeliharaan. Kita cek jaringannya, tegangannya, fisik-nya, ini sudah kita instruksikan," katanya.