BOGOR, CEKLISSATU - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menyetujui pengawasan SMA/SMK yang selama ini berada di bawah naungan Pemprov Jabar dikembalikan ke daerah.
"Secara pribadi saya cenderung setuju. Karena dulu waktu saya jadi wali Kota Bandung lebih dekat koordinasi teknisnya dan saat pindah ke provinsi memang agak jauh," kata Emil saat mengunjungi Cigombong, Kabupaten Bogor, belum lama ini.
Menurutnya, pengawasan daerah akan lebih memaksimalkan kinerja, mengawasi persoalan SMA/SMK yang memang kerap kali lambat ditangani karena koordinasi yang jauh.
Baca Juga : Mudik Gratis Kota Bandung Dibuka, Ini Syaratnya
Salah satu hal yang paling disorot adalah kasus tawuran pelajar di tingkat SMA/SMK. Di Kabupaten Bogor khususnya, belum lama ini satu pelajar SMK tewas ditebas senjata tajam oleh siswa lainnya di kawasan Jalan Raya Bogor-Jakarta, Kota Bogor.
Kondisi itu pun membawa keprihatinan bagi masyarakat dan para pemangku kebijakan baik Pemkot maupun Pemkab Bogor.
Menurut Emil, untuk pengelolaan pendidikan baik itu dibawah pemerintah provinsi atau kota maupun kabupaten, semua harus ada perbaikan dan dapat meningkatkan kualitas siswanya.
"Yang penting adalah kembali atau tidak kembali. Tapi kalau teruji ada kenaikan kualitas, ya pertahankan. Kalau ternyata ada masalah, perbaiki," kata Emil.
Dia pun menginginkan kualitas pendidikan di Jawa Barat menjadi nomor satu di Indonesia.
"Hidup ini adalah perjanjian, kesepakatan, yang terpenting mah kualitas pendidikan nomor satu, jangan disepelekan," jelas Emil.
ERUL
Comment