BOGOR, CEKLISSATU - Kepala Desa Bojongkulur dengan Komunitas Peduli Sungai Cileungsi Cikeas mendatangi Komisi V DPR RI di Senayan Jakarta pada Rabu 7 Juni 2023. Kedatangan perwakilan warga Bojongkulur, Kecamatan Gunungputri ini untuk meminta meminta percepatan normalisasi sungai Cileungsi Cikeas.
Kepala Desa Firman Riansyah membawa surat permohonan yang ditujukan kepada Menteri PUPR melalui komisi V DPR RI di Gedung Nusantara II Jakarta.
Selanjutnya Mulyadi pada saat rapat langsung menyerahkan surat Kades Bojongkulur kepada Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.
Dalam surat aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui Kades Bojongkulur ini berisi antara lain adanya percepatan normalisasi Sungai Cileungsi dan Cikeas pada lokasi-lokasi yang dapat dikerjakan tanpa pembebasan lahan.
Baca Juga : AHY Minta Bulan Ini Anies Umumkan Cawapres
Kemudian melakukan penanggulangan sementara (emergency construction) pada titik lokasi rawan banjir dengan membangun tanggul, perkuatan tebing tanpa pembebasan tanah, pengerukan badan sungai, dan jembatan.
Ketua KP2C Puarman juga menyampaikan beberapa usulan yaitu percepatan rencana pembangunan seperti bendungan Narogong, Long Storage Garuda, Desa Dayeuh, kolam retensi.
"Revitalisasi bendung Bekasi salah satunya dengan menurunkan permanen TMA (Tinggi Muka Air) bendung sekitar 2 meter," kata Puarman, Jumat 9 Juni 2023.
Seperti diketahui saat ini program normalisasi masuk tahap studi LARAP (Land Acquisition and Resetlement Action Plan) yaitu kajian dampak sosial ekonomi penyiapan lahan oleh Kementerian PUPR.
Selanjutnya penyiapan lahan dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bogor dan pekerjaan konstruksi dibiayai APBN melalui Kementerian PUPR.
Terkait penyiapan lahan normalisasi sungai, tokoh Desa Bojongkulur Ambar Retnowati bertekad akan memperjuangkan anggarannya di Pemda Kabupaten Bogor.
Comment