BOGOR, CEKLISSATU -- Forum Jurnalis Bogor Barat (FJBB) menggelar Mimbar Rakyat Bogor (Miror) melalui diskusi publik pemilihan Bupati Bogor dalam rangka rangkaian HJB Ke-542, di Kode Coffee Jalan Citoh Raya, Kabupaten Bogor, Rabu (26/6/2024).

Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Aan Triana Al Muharom mengatakan, sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh para jurnalis di wilayah Bogor Barat melalui forum diskusi.

"Di antara pilar demokrasi, jurnalis memiliki peranan penting dan besar, terutama dalam pesta demokrasi Pilkada Kabupaten Bogor mendatang," ungkap Aan Triana Al Muharom kepada ceklissatu.com.

Selain itu Aan Triana Al Muharom mengaku mewakili tokoh Kabupaten Bogor yaitu Ade Ruhandi atau Jaro Ade menyampaikan bahwa Jaro Ade dengan ide dan gagasan yang dimiliki hari ini siap membangun Kabupaten Bogor.

Baca Juga : Hadiri Diskusi PWI Pusat, Prabowo Subianto: Kebebasan Pers Itu Checks and Balances

"Tentunya pak Jaro Ade siap membangun Kabupaten Bogor bersama-sama dengan seluruh stakeholder yang ada," ucap Aan kepada wartawan, usai mengikuti diskusi.

IMG_20240626_164238.webp
DISKUSI: Forum Jurnalis Bogor Barat (FJBB) menggelar diskusi publik pemilihan Bupati Bogor dalam rangka rangkaian HJB Ke-542, yang berlangsung di Kode Coffee Jalan Citoh Raya, Kabupaten Bogor, Rabu (26/6/2024). FOTO: CEKLISSATU.COM

Di lokasi yang sama, tokoh Kabupaten Bogor, Aep Saepudin Muhtar atau akrab disapa Gus Udin menyebutkan bahwa ia pun sangat mengapresiasi kegiatan diskusi publik terkait kondisi Kabupaten Bogor

“Ada Mimbar Rakyat Bogor yang diinisiasi FJBB sangat bagus dan inovatif. Terlebih, calon pemimpin nanti harus bisa mengekspor ide dan gagasan dalam memajukan Kabupaten Bogor. Intinya, Calon Bupati Bogor harus memiliki ide, gagasan, dan bisa mengekspor kebutuhan masyarakat,” terangnya.

"Banyak persoalan yang di selesaikan. Mulai dari isu pendidikan, yakni sistem zonasi yang berdampak banyak siswa yang tidak bersekolah di bangku sekolah Negeri," tambahnya.

Kemudian ia juga menyoroti soal isu kesehatan. Ia menilai diperlukan tambahan puskemas di Kabupaten Bogor, agar pelaksanaan dasar kesehatan masyarakat bisa terlayani dengan baik.

"Lalu persoalan kemacetan yang hingga saat belum terselesaikan. Setiap pagi dan sore kerap terjadi kemacetan, mulai Jalan Dramaga sampai Cibungbulang," tandasnya.

Sementara itu, Camat Cibungbulang, Agung S Ali mengatakan, pihaknya juga sangat mengapresiasi kegiatan diskusi yang dilakukan oleh FJBB dalam rangkaian HJB Ke-542.

"Saya harap tidak hanya disaat momentum HJB atau jelang Pilkada, tetapi di momentum lain yang sifatnya memberikan edukasi kepada masyarakat," ucap Agung.

Ia menyebutkan bahwa peran media sebagai fasilitator informasi, baik dari pemerintah ke masyarakat, stakeholder lainnya ke masyarakat, begitu pun sebaliknya. Sehingga kebijakan yang disampaikan tidak terjadi miskomunikasi, dan agar tetap kondusif. 

Ketua Panitia Acara Diskusi FJBB, Kristi Andre mengatakan, kegiatan diskusi ini adalah ajang silaturahmi bersama dengan mengambil tema 'Mimbar Rakyat Bogor' yang diadakan FJBB.

"Saya ucapkan banyak terima kasih pada semua pihak, terutama para tamu undangan yang hadir dalam diskusi ini," ucapnya.

Giat diskusi tersebut juga dihadiri oleh perwakilan pengurus KNPI Cibungbulang, mahasiswa, Duta Genre Kabupaten Bogor, serta para jurnalis yang bertugas di wilayah Bogor Barat.