"Saya kaget. Kalau ini benar terjadi, kita Komisi IV akan koordinasi, kalau bisa kita evaluasi program-program yang terkait dengan penanganan-penanganan itu," katanya.

Karena menurutnya, penanganan masalah kesehatan di Kabupaten Bogor sudah maksimal yaitu dengan menyiapkan anggaran sebesar 10 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Baca Juga: Warga Kampung Muhara Citeureup Berhasil Gagalkan Aksi Pencurian Sepedah Motor

"Sudah 10 persen dari APBD, itu kan aturan. Jadi, program itu jangan sampai anggaran stunting atau penanganan kesehatan besar tetapi dampaknya adalah seremonial," ujarnya.

"Kita akan evaluasi. Insha Allah Komisi IV akan panggil Dinkes terkait kejadian itu," tegas Ridwan Muhibi.

Ridwan Muhibi mengatakan, pihaknya dalam hal ini Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor terus berupaya maksimal bagaimana meningkatkan pelayanan kesehatan, pelayanan pendidikan, dan instrumen-instrumen lainnya.

"Semua program yang terkait dengan pelayanan masyarakat kita paling depan untuk memfokuskan pelayanan terhadap masyarakat," pungkasnya.