"Kita hitung enam tahun kebelakang itu. Dan saya tadi menjanjikan Rp50-100 juta per orang yang meninggal. Ada 194 orang yang meninggal dunia, itu data enam tahun terakhir," beber Dedi Mulyadi.

Sementara itu Dedi Mulyadi menuturkan, untuk perbaikan jalan provinsi tahun ini diperkirakan anggarannya mencapai Rp130 miliar. Tahun depan akan mulai dibangun, dengan target pembangunan selama satu tahun.

Baca Juga: Wakil Ketua DPRD Minta ASN Kabupaten Bogor Wajib Fokus kepada Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati Terpilih

"Kita juga bekerjasama dengan Pemprov Banten, karena sebelumnya sudah melakukan pertemuan dengan Bupati Tangerang. Kerjasama dalam penanganan arus lalu lintas, dan jam operasionalnya. Untuk pengerjaan pembangunannya kerjasama dengan Pemkab Bogor," terang Dedi Mulyadi.

Dedi Mulyadi juga menyampaikan, terkait pembebasan lahan itu kewenangannya khusus untuk pihak ketiga. Yaitu para pengusaha tambangnya. Dimana pengusaha tambang menyiapkan tanah, pemerintah provinsi membangun jalan.

"Saya sudah memberikan tindakan, yaitu saran. Pokoknya pengusaha-pengusaha yang truk-truknya melanggar, cabut izinnya. Gak usah damai-damai," tegas Dedi Mulyadi.