BOGOR, CEKLISSATU - Bupati Bogor, Iwan Setiawan ditantang masyarakat yang tergabung dalam Komunitas Peduli Sungai Cileungsi-Cikeas (KP2C) untuk melihat langsung kondisi Sungai Cileungsi yang menghitam yang diduga tercemar.

KP2C mengajak Iwan untuk ikut menyusuri Sungai Cileungsi bersama menggunakan perahu karet yang saat ini tercemar sebagai wujud kepedulian kepala daerah terhadap persoalan lingkungan.

"Surat undangan terbuka itu sudah kami  kirimkan ke Bupati (kemarin). Harapan kami mendapat sambutan baik Bupati," ujar Ketua KP2C, Puarman dalam keterangan tertulisnya, Kamis 14 September 2023.

Baca Juga : Diduga Tercemar Limbah, Kondisi Sungai Cileungsi Hitam Pekat dan Banyak Ikan Mati

KP2C membeberkan, sejak awal Agustus 2023 masyarakat kembali menderita akibat sungai Cileungsi yang berwarna hitam, bau, berbuih dan ribuan ikan mati.

Masyarakat, kata Puarman, sudah tidak bisa lagi berkegiatan di sungai, baik memancing, mandi bahkan mencuci.
Selain itu setiap hari masyarakat mengalami bau menyengat, mata perih, sesak nafas dan mual.

Karenanya, Puarman menyebutkan, bahwa kegiatan susur Sungai Cileungsi ini sekaligus untuk menunjukkan empati Bupati kepada masyarakat yang terdampak pencemaran sungai Cileungsi serta menjadi momentum dan tekad bersama untuk memulihkan sungai Cileungsi.

"Karena sifatnya Surat terbuka, maka jajaran pimpinan instansi terkait di Kabupaten Bogor juga bisa ikut susur sungai ini, untuk melihat dan merasakan tercemarnya Sungai Cileungsi dengan bau yang begitu menyengat dan warna air yang menghitam pekat. Mengenai waktu pelaksanaannya, KP2C akan menyesuaikan dengan ketersediaan waktu Bupati Bogor," jelas Puarman. 

ERUL