"Kolaborasi ini merupakan upaya bersama dalam mendukung pemerintah mewujudkan asta cita Presiden dalam memperkuat pembangunan Sumber Daya Manusia, khususnya melalui pemerataan akses pendidikan yang berkualitas,"ungkap Pramudya.
Hal tersebut turut mengundang apresiasi dari berbagai pihak termasuk Menko Muhaimin. Muhaimin menekankan manfaat beasiswa yang diberikan BPJS Ketenagakerjaan menjadi salah satu aspek penting bagi pekerja dalam ketahan ekonomi bagi masyarakat pekerja.
Baca Juga: Buku Komunikasi Pembangunan Resmi Diluncurkan untuk Menyuarakan yang Tak Didengar
"BPJS (Ketenagakerjaan) ini luar biasa sebuah lembaga penjaminan sosial yang memberikan ketahanan ekonomi bagi keluarga salah satunya beasiswa yaitu kepada yang bekerja maupun yang non pekerja formal bagian dari anggota BPJS tenaga kerja,"ujarnya
Dalam kesempatan yang sama, Menko Muhaimin menyerahkan manfaat beasiswa tersebut kepada 5 perwakilan mahasiswa.
Secara keseluruhan, pada tahun ini terdapat 12 anak penerima manfaat beasiswa BPJS Ketenagakerjaan yang akan berkuliah di IPB University dengan nilai total beasiswa sampai dengan Rp720 juta. Jumlah tersebut dapat terus bertambah seiring proses penerimaan mahasiswa baru yang masih berjalan.
Beasiswa tersebut akan berikan setiap tahun sebesar 12 juta untuk setiap anak peserta yang masih aktif menempuh pendidikan di perguruan tinggi. Meski demikian IPB University mendorong para mahasiswa untuk dapat menyelesaikan pendidikannya dengan tepat waktu yakni selama 4 tahun masa studi.
Comment