BANDUNG, CEKLISSATU - Retret kepala daerah gelombang kedua kembali dilaksanakan, kali ini di IPDN Jatinangor Sumedang Jawa barat mulai dari 22 sampai 26 Juni 2025 mendatang.
Para kepala daerah yang berjumlah 85 orang itu berangkat dari Jakarta menggunakan kereta cepat whoosh kelas ekonomi premium tiba di stasiun Tegalluar Bandung Pukul 10.45 wib
Selanjutnya para kepala daerah itu menaiki bus menuju IPDN dengan pengawalan petugas.
Di antara kepala daerah yang terlihat mengikuti ret reat yakni Gubernur Bali dari partai PDIP Wayan Koster yang mengaku sudah siap selain materi ret reat juga kondisi kesehatan.
"Siap sudah siapkan materi dan juga kesehatan,"singkat Wayan Koster saat diatanya awak media di Stasiun Tegalluar Bandung, Minggu (22/6/2025).
Selain Wayan Koster, ada juga Bupati Pulau Taliabu Maluku Utara, Salsabilamus yang mengaku siap mengikuti retret gelobang kedu.
Baca Juga: Bupati Bogor Rudy Susmanto: Retret di Magelang Beri Pengalaman Berharga, Perkuat Jiwa Nasionalisme
Ia mengatakan, meskipun tengah hamil ia tetap siap dan ia pun diberikan pengecualian dengan diberika tanda khusus pita merah.
"Meskipun sedang hamil bukan halangan nanti untuk bisa ikut bagun pagi dan mengikuti kegiatan disana, tapi karena saya sedang hamil ada pengecualian tidak mengikuti aktifitas yang berat dan diberi pita merah," katanya.
Sementara itu, Wakil Menteri dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya menyebut retret kepala daerah gelombang II seharusnya ada 93 kepala daerah. Namun ada 7 orang di antaranya berhalangan ikut retreat kepala daerah gelombang dua.
Baca Juga: Wamendagri Bima Arya Cek Kesiapan Kampus IPDN Jatinangor Sumedang, Jelang Retreat Kepala Daerah
Bima menyebut enam dari tujuh orang itu tidak bisa hadir karena alasan kesehatan sedangkan satu lainnya berhalangan hadir karena tengah berduka.
Comment