BOGOR, CEKLISSATU - Keselamatan menjadi aspek yang tidak boleh diabaikan saat melakukan perjalanan seorang diri. Sejumlah pakar keamanan perjalanan menyarankan wisatawan untuk menerapkan langkah-langkah pencegahan sederhana guna meminimalkan risiko selama berada di perjalanan.
Menurut berbagai panduan keselamatan perjalanan internasional, persiapan yang matang dapat membantu wisatawan menghadapi situasi darurat, mengurangi risiko kehilangan kontak dengan keluarga, serta menjaga keamanan selama berada di lingkungan yang belum dikenal. Oleh karena itu, setiap pelancong perlu memahami langkah-langkah dasar yang dapat diterapkan sebelum dan selama perjalanan berlangsung.
Berikut beberapa tips yang dapat membantu menjaga keamanan saat melakukan solo traveling.
1. Bagikan Lokasi kepada Orang Terdekat
Membagikan lokasi kepada keluarga atau teman terpercaya merupakan salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan saat bepergian sendiri. Dengan mengetahui posisi terkini wisatawan, orang terdekat dapat lebih mudah memberikan bantuan apabila terjadi keadaan darurat atau perubahan rencana perjalanan.
Baca Juga: Menginap di Tengah Kebun Teh Puncak Bogor, Sensasi Kabin Estetik Ini Bikin Pikiran Lebih Tenang
Salah satu fitur yang dapat dimanfaatkan adalah Live Location pada aplikasi WhatsApp yang memungkinkan pengguna membagikan lokasi secara real-time dalam jangka waktu tertentu. Selain lokasi, wisatawan juga disarankan untuk membagikan informasi mengenai jadwal perjalanan, nama hotel, serta nomor transportasi yang digunakan.
2. Pilih Hotel dengan Layanan dan Akses 24 Jam
Akomodasi tidak hanya dipilih berdasarkan harga dan lokasi, tetapi juga tingkat keamanannya. Hotel yang memiliki resepsionis dan layanan 24 jam dinilai lebih aman karena memudahkan tamu memperoleh bantuan apabila menghadapi situasi darurat, terutama pada malam hari.
Menurut rekomendasi dari U.S. Department of State, wisatawan sebaiknya memilih penginapan yang dilengkapi sistem keamanan yang baik, memiliki akses masuk yang terkontrol, serta memperoleh ulasan positif terkait keamanan dari tamu sebelumnya.
Sebelum memesan kamar, wisatawan juga dapat memeriksa lokasi hotel melalui peta digital dan membaca pengalaman tamu lain untuk mengetahui kondisi lingkungan sekitar.
3. Hindari Membagikan Rute Perjalanan kepada Orang Asing
Saat bepergian, bertemu dengan orang baru merupakan hal yang wajar. Namun, informasi pribadi seperti lokasi menginap, jadwal perjalanan, maupun tujuan berikutnya sebaiknya tidak dibagikan kepada orang yang baru dikenal.
Menurut panduan keamanan perjalanan dari International Association for Medical Assistance to Travellers, membatasi informasi pribadi dapat membantu mengurangi risiko penyalahgunaan data dan menjaga privasi selama bepergian.
Wisatawan tetap dapat bersikap ramah tanpa harus memberikan detail lengkap mengenai perjalanan yang sedang atau akan dilakukan.
Selain menerapkan langkah-langkah tersebut, wisatawan juga disarankan untuk menyimpan nomor darurat setempat, memastikan telepon genggam memiliki daya baterai yang cukup, serta membawa salinan dokumen penting selama perjalanan.
Siti Balqis Sari Manah
Comment