JAKARTA, CEKLISSATU.COM — Pagelaran Tari Adya Ranjana hadir sebagai perayaan seni gerak yang menempatkan proses belajar sebagai inti perjalanan artistik. Mengusung semangat “sebuah awal bernama gerak”, pagelaran ini menampilkan hasil dari kelas-kelas tari yang diadakan Lentik Rolas, sebuah ruang belajar yang merangkul berbagai kalangan untuk tumbuh bersama melalui seni tari.

Melalui enam karya tari daerah yang berasal dari NTT, Jakarta, Bali, Jawa Barat, NTB, dan Sumatera Barat, Adya Ranjana menghadirkan kekayaan budaya Nusantara dalam balutan tafsir gerak yang segar dan relevan dengan masa kini. 

Setiap karya menjadi refleksi perjalanan para penari—bukan hanya sebagai pertunjukan estetis, tetapi juga sebagai ruang ekspresi, pembelajaran, dan perayaan keberagaman.

Baca Juga: Kolaborasi Budaya di HPN 2026, PWI Kota Bogor Hadirkan Puluhan Penari Adu Kreasi di Pasanggiri Tari Jaipong

Pagelaran ini berada di bawah pengawalan Reitha F. Hanividya sebagai Penanggung Jawab Produksi dan Artistik yang memastikan kesatuan visi kreatif dari proses hingga pertunjukan. Koordinasi pelaksanaan dipimpin oleh Ruth D. Marulita selaku Ketua Pagelaran. 

Sementara itu, Ketua Yayasan Lentik Rolas Creative, Yuneri Chandra berperan dalam menjaga arah pengembangan komunitas sekaligus mendukung keberlanjutan ruang belajar bagi para penari.

"Adya Ranjana menjadi wujud nyata bahwa seni tari tidak hanya tentang hasil akhir di atas panggung, tetapi tentang perjalanan, keberanian memulai, dan semangat belajar yang terus hidup,” ucap penyelenggara dalam keterangan resminya.

Baca Juga: Kebun Raya Bogor Raih Penghargaan ASEAN Tourism Award 2026

Lebih dari sekadar pertunjukan, Adya Ranjana merupakan ruang perjumpaan antara tubuh, rasa, dan waktu—mengajak penonton menyaksikan bagaimana gerak menjadi bahasa universal yang menyatukan pengalaman, generasi, dan identitas budaya.

"Pagelaran ini diharapkan dapat memperkuat apresiasi terhadap seni tari sekaligus membuka perspektif baru bahwa proses belajar dan berkarya dalam seni dapat berlangsung tanpa batas usia maupun latar belakang," terangnya.