CEKLISSATU - Kedutan, banyak dikaitkan dengan mitos. Namun hal ini sebenarnya adalah kondisi yang umum terjadi.
Kedutan atau myokymia hingga saat ini, belum diketahui secara pasti penyebabnya. Kedutan ini jarang terjadi. Namun, harus waspada jika terjadi terus-menerus, sebab ada kemungkinan kedutan mata adalah gejala dari gangguan otak atau saraf yang lebih serius.
Baca Juga : Manfaat Kandungan Antioksidan Bermanfaat untuk Kesehatan Kulit
Berikut sejumlah kemungkinan faktor yang memicu terjadinya kedutan mata, yaitu.
- Iritasi mata
- Mata kering
- Angin yang kencang, cahaya terang, matahari, debu, atau polusi udara yang mengenai mata
- Kelelahan
- Stres
- Mengonsumsi alkohol
- Efek samping obat
- Pembengkakan lapisan tengah mata
- Mata ringan
- Migrain
Komplikasi yang mungkin dapat terjadi akibat kedutan mata adalah kelumpuhan wajah (Bell's Palsy), kejang otot tak terduga (Dystonia), leher dan kepala kejang hingga berputar ke posisi yang tidak mengenakkan (Distonia Serviks), penyakit sistem saraf pusat (Multiple Sclerosis), penyakit Parkinson, hingga Sindrom Tourette.
Bila mengalami kedutan mata ringan, cukup kompres hangat dan pijat ringan mata yang berkedut, kurangi stres, tidur yang cukup, batasi mengonsumsi kafein, dan hindari sementara menggunakan lensa kontak.
Comment