Ide brilian ini sukses memukau dewan juri yang terdiri dari lebih dari 350 profesional industri kreatif dari 70 negara, termasuk perwakilan dari agensi raksasa seperti Dentsu, Ogilvy, dan Droga5.
Bagi Sayid, pencapaian ini merupakan buah dari ketekunan mengasah kemampuan creative problem solving dan storytelling visual selama berkuliah di Ilmu Komunikasi FISIP UI.
Baca Juga: Gerakan UI Mengajar Angkatan 15 Lanjutkan Misi Penguatan Pembelajaran dan Pendidikan di Cirebon
Ia menekankan bahwa keberanian untuk bermimpi besar adalah modal utama.
"Good things happen when you have a delusional level of ambition. Punya mimpi yang ‘gila’ justru membuat kita berani melangkah sejauh mungkin," ucap Sayid dalam keterangan resminya.
Ia juga berpesan kepada sesama mahasiswa untuk segera menemukan tujuan hidup agar memiliki arah yang jelas.
"Konsistensi hanya bisa muncul kalau kita tahu mau ke mana dan seberapa besar keinginan kita untuk sampai ke sana. Find your way, then you’ll find how you can go there,” tambahnya.
Baca Juga: Dari AI hingga Bedah Robotik, Fakultas Kedokteran IPB University Siap Jadi Motor Inovasi Medis
Kemenangan ini diharapkan menjadi motivasi bagi mahasiswa Indonesia lainnya untuk terus berinovasi dan membuktikan bahwa kreativitas anak bangsa mampu bersaing dan bersinar di panggung global.
Comment