KOTA DEPOK, CEKLISSATU.COM -- Gerakan UI Mengajar (GUIM) Angkatan 15 menghadirkan peran aktif mahasiswa untuk terjun langsung mendukung proses pembelajaran di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.
Gerakan ini diinisiasi guna menjawab masalah ketimpangan akses dan kualitas pendidikan yang masih menjadi tantangan di berbagai daerah di Indonesia.
Aksi GUIM Angkatan 15 secara resmi dimulai melalui Pembukaan Aksi yang digelar di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, beberapa waktu lalu.
Baca Juga: 210 Perangkat Desa Kabupaten Bogor Lulus SPD 2025, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan di Tingkat Desa
Sebanyak 108 mahasiswa yang tergabung sebagai panitia dan pengajar diberangkatkan untuk menjalankan program pengabdian masyarakat berbasis pendidikan di enam titik.
Yaitu di SDN 2 Dukuhwidara, SDN 1 Seuseupan, SDN 1 Karanganyar, SDN 2 Orimalang, SDN 3 Sindangjawa, dan SDN 3 Kasugengan Kidul.
Kepala Subdirektorat Pengabdian Masyarakat Universitas Indonesia, Widhyasmaramurti mengatakan, Gerakan UI Mengajar dirancang untuk memberikan dampak yang berkelanjutan.
Baca Juga: Mayoritas Atlet PPOPM Siap Perkuat Kabupaten Bogor di Porprov Jabar 2026
Ia menekankan bahwa peran pengajar tidak hanya terbatas pada penyampaian materi, tetapi juga pada upaya membangun kepercayaan diri anak-anak dalam proses pembelajaran.
"Pengajar memiliki peran penting dalam membangun kepercayaan diri anak-anak agar mereka dapat berkembang secara optimal,” ucap Widhyasmaramurti dalam keterangan resminya.
Comment