CIANJUR, CEKLISSATU - Video warga sedang menandu orang yang sedang kritis viral di media sosial. Peristiwa itu terjadi di Kampung Halimun, Desa Mekar Jaya, Kecamatan Kulon, Cianjur, Jawa Barat.
Adapun pria bernama Anan (62) ditandu menggunakan sarung dan diikat dengan bambu melewati jalan rusak ke luar kampungnya untuk menuju rumah sakit.
Dalam narasi video yang bereda tersebut, salah seorang warga yang merekam tampak kesal karena mobil ambulans desa tidak mau datang menjemput Anan ke rumahnya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Mekar Jaya Ayub Jumyati membenarkan peristiwa itu. Kejadian pada 31 Juli 2022. Warga itu bernama Anan mengalami sakit komplikasi.
"Kejadiannya hari Minggu tanggal 32 Juli dan ditandu di jalan rusak itu benar seperti di video," ujar Ayub kepada wartawan saat dihubungi, Minggu 7 Agustus 2022.
Baca Juga : Residivis Habisi Nyawa Tukang Ojek, Motor Rampasan Dijual Buat Foya-foya
Namun dirinya membantah jika pihaknya tidak menyediakan mobil ambulans atau mobil enggan menjemput warga tersebut ke lokasi seperti narasi yang disampaikan salah seorang warga yang ada di video tersebut.
Ayub mengatakan setelah menerima laporan dari keluarga, Ayub langsung menghubungi sopir ambulans desa untuk segera menjemput anan dan membawanya ke rumah sakit. Bahkan dirinya yang ikut mengantar warganya itu hingga ke rumah sakit.
"Jadi kalau dibilang di narasi vidio itu mobil ambulans didiamkan di desa itu tidak tepat," ungkap Ayub.
Tak hanya itu, Ayub juga yang ikut mengurus Nomor Induk Kependudukan Anan sebagai persyaratan BPJS, karena data kependudukannya tidak valid.
"Keesokan harinya saat mau bayar BPJS, anaknya pak Anan telpon saya, katanya bapaknya meninggal dunia," ungkapnya.
Kemudian ia menghubungi rumah sakit untuk menyediakan mobil ambulans untuk membawa jenazah Anam sampai ke lokasi pemakaman.
"Saya minta mobil ambulans yang agak tinggi supaya bisa melintasi jalan rusak. Dan aturan sekarang juga mobil ambulans desa tidak boleh bawa jenazah," tutupnya.
Comment