"Selanjutnya, informasi dari sejumlah saksi, yaitu driver dan asisten rumah tangga, pelaku A dan korban septian terlihat cekcok. Hingga terdapat kaca pecah dilantai dua pos keamanan tersebut. Tak lama kemudian septian tersungkur persis dipintu masuk pos keamanan dengan kondisi bersimbah darah dengan usus terburai," ungkapnya. 


Informasi menurut sejumlah warga dan mantan karyawan yang mengenal pelaku A, memang memiliki sifat tempramen dan mengalami gangguan kejiwaan. Pelaku juga sering melakukan pengobatan terapi psikologi. 


Hingga berita ini di tayangkan, pelaku langsung diamankan tanpa perlawanan oleh petugas kepolisian dan korban saat ini dilarikan ke RS Bhayangkara Polresta Bogor Kota untuk dilakukan penyelidikan lebih jauh. 


Handy Purnama