“Dengan luas wilayah dan jumlah penduduk yang besar, Kabupaten Bogor menghadapi tantangan pelayanan yang unik. Oleh karena itu, digitalisasi menjadi solusi penting agar masyarakat dapat terlayani secara lebih cepat, efisien, dan transparan,” jelas Jaro Ade.

Baca Juga: Launching Bulan Bhakti Gotong Royong, Bupati Rudy Susmanto: Momentum Merajut Kebersamaan Menata Kabupaten Bogor

Ia juga mengungkapkan bahwa saat ini terdapat sekitar 220 desa di Kabupaten Bogor yang telah siap secara infrastruktur dan SDM untuk mengimplementasikan konsep Desa Digital.

"Kami harap masyarakat juga dapat semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi demi mendorong kemajuan daerah," tandas Jaro Ade.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bogor, Reynaldi Yushab menyampaikan bahwa program digitalisasi desa merupakan salah satu program strategis dalam kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Bogor saat ini.

“Program digitalisasi desa adalah bagian dari program prioritas pemerintahan saat ini. Desa Situsari telah menunjukkan akselerasi yang cepat dan tanggap dalam merespons kebijakan ini,” ujar Reynaldi.

Baca Juga: Pemkab Bogor Jemput Bola Pelayanan Publik, Warga Antusias Manfaatkan Layanan Pajak, Adminduk, Kesehatan hingga Pangan Murah

Menurutnya, kehadiran Desa Digital di Situsari bukan hanya sekadar peluncuran layanan berbasis teknologi, tetapi menjadi titik awal bagi transformasi pelayanan dan pembangunan desa yang lebih modern dan terintegrasi.