Usai penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi pemadaman api yang dipandu langsung oleh petugas. Peserta diberikan kesempatan untuk mempraktikkan penggunaan APAR serta teknik pemadaman api yang aman sesuai prosedur. Antusiasme masyarakat terlihat dari partisipasi aktif selama sesi praktik maupun diskusi.
Ketua KKN FISIP Universitas Djuanda, Firman Maulana, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memiliki manfaat penting bagi masyarakat, khususnya dalam menghadapi potensi kebakaran dalam kehidupan sehari-hari. Antusiasme masyarakat selama kegiatan juga menunjukkan tingginya perhatian warga terhadap edukasi keselamatan.
“Kegiatan ini merupakan kegiatan yang sangat penting bagi warga, terlebih bagi kehidupan sehari-hari. Terlihat dari warga yang sangat antusias dan menganggap penting acara ini,” ujarnya.
Salah satu peserta, Imam Hambali, perwakilan RT 13, mengaku memperoleh pengalaman baru melalui kegiatan tersebut.
Baca Juga: Mahasiswa FISIP UNIDA Hadir di Ciadeg, Siap Jalankan Delapan Program KKN
“Terima kasih kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, yang telah memberikan edukasi yang sangat bermanfaat. Juga kepada Pemerintah Desa Srogol, sebagai penyelenggara kegiatan,” ujarnya.
Melalui kegiatan Edukasi dan Simulasi Pemadam Kebakaran ini, Mahasiswa KKN FISIP Universitas Djuanda bersama Pemerintah Desa Srogol berharap masyarakat semakin memahami pentingnya upaya pencegahan kebakaran, mampu mengambil langkah yang tepat saat menghadapi keadaan darurat, serta bersama-sama membangun budaya sadar keselamatan di lingkungan sekitar.
Comment