KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU.COM - Penataan pedagang kaki lima (PKL) di Pasar Parung, Kabupaten Bogor, mulai memasuki tahap pergeseran. 

Haris Setiawan, Direktur Utama Perumda Pasar Tohaga, memastikan pihaknya telah menyiapkan ratusan lapak untuk menampung pedagang yang direlokasi ke area belakang pasar.

“Yang di Parung itu banyak. Kami sudah siapkan sekitar 400 sampai 600 pedagang. Sudah kita siapkan lapaknya,” kata Haris kepada Ceklissatu.com. Sabtu (14/2/2026).

Baca Juga: Antusiasme Tinggi, Night Street Food Pasar Cileungsi Ramai Dikunjungi Warga dan Pecinta Kuliner

Berdasarkan data kecamatan, terdapat 192 pedagang di luar pasar yang menjadi prioritas penataan. 

Namun, jumlah itu dinilai belum mencerminkan kondisi riil di lapangan.

“Ada 192 pedagang yang luar, tapi jangan lupa, di dalam pun sebenarnya ada PKL,” katanya.

“Nah, yang di dalam PKL itu kami sudah geser. Itu sudah lumayan banyak. Mungkin sekitar 100-an PKL yang ada di dalam Itu bergeser ke basement,” lanjutnya.

Baca Juga: Berkonsep Modern-Tradisional, Perumda Pasar Tohaga Pastikan Pasar Citeureup Semakin Tertata dan Berdaya Saing

Ia menekankan, kebijakan yang diambil bukan penggusuran, melainkan pergeseran dengan fasilitas yang telah disiapkan.

“Bupati, lagi-lagi diksinya adalah menggeser, bukan menggusur. Sebisa mungkin, kami di perumda Pasar Tohaga sudah mempersiapkan untuk pergeserannya,” katanya.

Terkait waktu pelaksanaan, kata Haris, terdapat perbedaan pendapat di kalangan pedagang, antara sebelum atau setelah Lebaran.