BOGOR, CEKLISSATU - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Djuanda (UNIDA) Bogor resmi diterima Pemerintah Desa Ciadeg, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Senin (27/7/2026). Kegiatan berlangsung di Kantor Desa Ciadeg sekaligus menjadi awal pelaksanaan pengabdian mahasiswa selama KKN.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memaparkan delapan program kerja yang terbagi dalam dua pilar, yaitu Desa Kreatif dan GEMAS (Gerakan Masyarakat Sehat). Program tersebut mencakup pengembangan diri pemuda, digitalisasi pelayanan desa melalui Klik Desa, Teras Literasi, Satu Alamat Satu Pohon, SEHATI, edukasi daur ulang sampah plastik, serta pendampingan branding dan digitalisasi UMKM.
Dosen Pembimbing Teori FISIP UNIDA, Prof. Dr. Rita Rahmawati, Dra., M.Si., menyerahkan mahasiswa kepada Pemerintah Desa Ciadeg. Ia berpesan agar mahasiswa menjaga kesehatan, mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan, serta membangun komunikasi dan kolaborasi dengan pemerintah desa dan masyarakat.
“Mahasiswa hadir untuk belajar sekaligus mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh di bangku kuliah. Saya berharap program yang dilaksanakan tidak hanya selesai saat KKN berakhir, tetapi juga meninggalkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat,” ujarnya.
Baca Juga: UNIDA Resmikan Pelepasan Mahasiwa KKN FISIP Guna Meningkatkan Keberlanjutan Desa
Kepala Desa Ciadeg, Wahyu Rahayu, menyambut baik kehadiran mahasiswa sekaligus menyampaikan sejumlah potensi desa, mulai dari sektor pertanian, peternakan, UMKM, hingga wisata arung jeram. Pemerintah desa juga tengah mengembangkan Desa Digital untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat.
“Program yang dipresentasikan sudah sesuai dengan kebutuhan Desa Ciadeg. Kami berharap mahasiswa dapat berkolaborasi dengan pemerintah desa, khususnya dalam pengembangan UMKM, digitalisasi desa, serta kegiatan peringatan Hari Kemerdekaan,” jelasnya.
Ketua Kelompok KKN Desa Ciadeg, Resyiana, mengapresiasi sambutan Pemerintah Desa Ciadeg dan berharap pelaksanaan program dapat berjalan dengan dukungan serta kolaborasi dari pemerintah desa dan masyarakat.
Comment