“Kami menyadari, dengan populasi Kabupaten Bogor yang besar dan posisi strategis secara nasional, setiap isu mudah menjadi perhatian publik. Maka kami mohon kesempatan untuk berbenah. Semua pihak harus menjaga nama baik daerah sambil tetap mengedepankan langkah-langkah yang konstruktif,” terang Jaro Ade.

Baca Juga: Perluas Jangkauan Layanan Kesehatan, Wabup Bogor Jaro Ade Dorong Pembangunan RS PMI di Parung Panjang

Jaro Ade mengajak seluruh unsur pemerintah, instansi terkait, dan masyarakat untuk terus memperkuat kerja sama dalam mencegah penyalahgunaan obat serta memastikan keamanan pangan di Kabupaten Bogor.

Jaro Ade mengingatkan pentingnya menjaga generasi muda dari bahaya narkoba dan zat berbahaya lainnya.

"Kami terbuka untuk kolaborasi, terus terang menyampaikan data, dan siap menindaklanjuti setiap temuan sesuai tupoksi masing-masing,” tegas Jaro Ade.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Bogor, Jeffeta Pradeko Putra mengatakan bahwa BPOM berkomitmen mendukung Pemerintah Kabupaten Bogor dalam memperkuat pengawasan obat dan makanan demi melindungi masyarakat.

Baca Juga: Pemkab Bogor Tata Ulang Flyover Cileungsi, Satpol PP: Penertiban PKL Berlangsung Humanis dan Persuasif

"Kami akan terus mendampingi Kabupaten Bogor menuju pangan aman dan sehat bagi seluruh lapisan masyarakat. Sinergi antar lembaga dan pemangku kepentingan adalah kunci utama," tutur Jeffera.