KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU – Sebuah tebing setinggi sekitar tujuh meter di Desa Kalong Satu, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, mengalami longsor pada Sabtu (05/07/2025) sore. 

Insiden yang terjadi usai hujan deras mengguyur wilayah tersebut sempat menghebohkan warga sekitar, terutama karena lokasi longsoran berada tak jauh dari permukiman dan aktivitas ekonomi warga.

Kepala Desa Kalong Satu, Yeyen, langsung turun meninjau lokasi kejadian sesaat setelah menerima laporan dari warga.

Dalam keterangannya, ia menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka berat dalam peristiwa tersebut.

Baca Juga: Aksi Satpol PP Leuwisadeng Gencarkan Patroli hingga Bersihkan Tumpukan Sampah di Jalan Raya Kampung Kosol

“Katanya ada korban, ternyata tidak ada, yah, Pak, yah. Alhamdulillah, tidak ada korban (kritis),” ujar Yeyen, menenangkan kekhawatiran warga yang sempat beredar informasi simpang siur.

Pernyataan itu pun diamini oleh beberapa warga yang berada di lokasi. Mereka bersyukur bahwa longsoran tanah tersebut tidak sampai menimbulkan dampak yang lebih serius.

Di siai lain, Kanit Pol PP Kecamatan Leuwisadeng, Cecep Tarmizi pun senada menjelaskan bahwa korban yang diketahui bernama Ibu Marni, warga Kampung Pasir Gintung, Desa Batu Tulis, Kecamatan Nanggung hanya mengalami luka-luka ringan.

"Jadi korbannya yang belanja warung buah itu langsung dibawa ke RSUD Leuwiliang dan langsung mendapatkan tindakan medis oleh pihak RSUD," beber Cecep.

Baca Juga: Sanusi Calon Jemaah Haji Tertua Asal Leuwisadeng Kabupaten Bogor, Terbang ke Tanah Suci Bersama Kloter 41

"Dari pihak RSUD disarankan bahwa pihak korban yang kena runtuhan warung buah tersebut agar dirawat, tapi menurut informasi si ibunya tidak mau di rawat mau pulang saja begitu." tutupnya.