Selain jambore, sejumlah kampung wisata di Kota Bogor juga telah memiliki agenda tahunan, di antaranya Sedekah Bumi di Kampung Wisata Saung Eling, Mulyaharja Festival di Kelurahan Mulyaharja, Lomba Jaipongan di Kelurahan Semplak tingkat Kecamatan Bogor Barat yang direncanakan diperluas menjadi tingkat Kota Bogor, serta lomba rakit ekonomi kreatif di Setu Gede.
Hermansyah mengakui, dalam beberapa waktu terakhir aktivitas Pokdarwis sempat vakum. Karena itu, tahun ini pihaknya fokus melakukan perapihan struktur organisasi dan penyusunan program kerja.
“Insyaallah tahun ini kami fokus merapikan struktur dan menindaklanjuti program kerja ke depan agar Pokdarwis kembali aktif,” ujarnya.
Baca Juga: Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia Sepanjang 2025
Ia berharap, kepengurusan baru dapat memperkuat pengembangan kampung wisata yang telah berjalan maupun yang sedang berkembang.
Saat ini, dari total 11 kampung wisata di Kota Bogor hanya kampung wisata yang belum mendapatkan SK yakni Pokdarwis Babakan Pasar, Cimahpar, dan Kedunghalang yang masih terkendala sumber daya.
“Target tahun ini seluruhnya, 11 kampung wisata, sudah bisa bergabung dan memiliki legalitas lengkap,” tegasnya.
Hermansyah berharap kampung-kampung wisata di Kota Bogor mampu mengangkat potensi wilayah serta memberdayakan sumber daya masyarakat melalui sektor pariwisata.
Comment