BOGOR, CEKLISSATU.COM - Pengurus Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kota Bogor menggelar pertemuan silaturahmi menjelang Ramadan di Agro Edu Wisata Organik (Aewo), Kampung Tematik, Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Selasa (17/2/2026).
Ketua Pokdarwis Kota Bogor, Hermansyah yang akrab disapa Kang Hercem, mengatakan pertemuan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga membahas sejumlah rencana kerja ke depan.
“Kegiatan Pokdarwis kali ini, kami akan merapikan Surat Keputusan (SK) kepengurusan yang baru, yang telah ditetapkan pada pemilihan di Kampung Rancamaya pada Oktober 2025,” ujarnya, Selasa (17/2/2026).
Baca Juga: Wisata Arung Jeram di Sungai Cisadane Bogor
Ia menambahkan, kegiatan serupa akan terus berlanjut sebagai upaya membangun kembali eksistensi Pokdarwis Kota Bogor. Dalam waktu dekat, pihaknya berencana menggelar Jambore Pokdarwis tingkat kelurahan yang ditargetkan berlangsung pada Maret atau April 2026.
“Rencananya, jambore tingkat kelurahan akan dijadikan agenda tahunan. Nantinya seluruh Pokdarwis kelurahan akan berkumpul dalam satu jambore bersama,” katanya.
Selain jambore, sejumlah kampung wisata di Kota Bogor juga telah memiliki agenda tahunan, di antaranya Sedekah Bumi di Kampung Wisata Saung Eling, Mulyaharja Festival di Kelurahan Mulyaharja, Lomba Jaipongan di Kelurahan Semplak tingkat Kecamatan Bogor Barat yang direncanakan diperluas menjadi tingkat Kota Bogor, serta lomba rakit ekonomi kreatif di Setu Gede.
Hermansyah mengakui, dalam beberapa waktu terakhir aktivitas Pokdarwis sempat vakum. Karena itu, tahun ini pihaknya fokus melakukan perapihan struktur organisasi dan penyusunan program kerja.
“Insyaallah tahun ini kami fokus merapikan struktur dan menindaklanjuti program kerja ke depan agar Pokdarwis kembali aktif,” ujarnya.
Baca Juga: Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia Sepanjang 2025
Ia berharap, kepengurusan baru dapat memperkuat pengembangan kampung wisata yang telah berjalan maupun yang sedang berkembang.
Saat ini, dari total 11 kampung wisata di Kota Bogor hanya kampung wisata yang belum mendapatkan SK yakni Pokdarwis Babakan Pasar, Cimahpar, dan Kedunghalang yang masih terkendala sumber daya.
“Target tahun ini seluruhnya, 11 kampung wisata, sudah bisa bergabung dan memiliki legalitas lengkap,” tegasnya.
Hermansyah berharap kampung-kampung wisata di Kota Bogor mampu mengangkat potensi wilayah serta memberdayakan sumber daya masyarakat melalui sektor pariwisata.
Comment