Setiap unsur geografisnya dari pegunungan, aliran sungai, hingga pemukiman memiliki nama yang sarat akan makna, mencerminkan identitas serta kisah perjalanan masyarakatnya.
Baca Juga: Pawai Ta’aruf MTQ Tingkat Kecamatan Cibinong, Sekda: Wujud Ekspresi Kecintaan Terhadap Al-Qur’an
“Oleh karena itu, proses penamaan harus dijalankan secara cermat, memperhatikan aspek historis, sosial, dan budaya agar nilai-nilai tersebut tetap lestari,” ucap Sekda dalam keterangan resminya.
Sekda juga mengungkapkan, melalui kegiatan sosialisasi dan bimbingan teknis hari ini, pihaknya mengambil langkah awal dalam memastikan proses penamaan dan pendataan rupabumi berjalan sesuai dengan kaidah toponimi, namun tanpa mengabaikan kekhasan lokal.
“Saya menyambut baik kegiatan ini, penamaan rupabumi karena memberikan efek terhadap kualitas perencanaan pembangunan Kabupaten Bogor kedepan," terangnya.
Ia menambahkan, komitmen terhadap pelestarian ini juga sejalan dengan arahan Bupati Bogor, bapak Rudy Susmanto, yang senantiasa menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara pembangunan infrastruktur dan pelestarian sejarah dan budaya.
Baca Juga: Sekda Ajat Rochmat Jatnika Sebut Program Yess Jadi Peluang Baru Bagi Generasi Muda Kabupaten Bogor
“Saya minta kepada yang mengikuti bimtek ini, lakukan yang terbaik, jangan sampai bimtek ini tidak memiliki makna. Berikan penamaan rupabumi sesuai kaidah ilmiah, sehingga akan bermakna,” pungkas Sekda.
Comment