BOGOR, CEKLISSATU - Kecamatan Bogor Selatan menggelar aksi bersih-bersih sungai dan drainase secara serentak di 16 kelurahan, Jumat (24/7/2026). Kegiatan tersebut melibatkan unsur Forkopimcam, kecamatan, kelurahan, TNI-Polri, LPM, Karang Taruna, KNPI, serta masyarakat sebagai upaya mengantisipasi dampak musim kemarau berkepanjangan akibat fenomena El Nino.

Camat Bogor Selatan, Harry Cahyadi, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mencegah munculnya berbagai persoalan, seperti wabah demam berdarah, bau akibat penumpukan sampah, hingga potensi banjir saat hujan turun secara tiba-tiba.

"Intinya hari ini kita melaksanakan kegiatan bersih-bersih secara serentak, khususnya di sungai dan saluran drainase. Tujuannya untuk mengantisipasi musim kemarau agar tidak muncul penyakit seperti demam berdarah, serta mencegah banjir apabila sewaktu-waktu turun hujan," ujar Harry.

Ia mengajak masyarakat menjadikan budaya gotong royong sebagai kebiasaan rutin dalam menjaga kebersihan lingkungan. Menurutnya, permasalahan lingkungan hanya dapat diatasi melalui kerja sama seluruh elemen masyarakat.

Baca Juga: Libatkan Puluhan Warga, Sentul City Bersihkan Sungai Citaringgul

"Saya mengimbau kepada masyarakat agar kegiatan ini menjadi rutinitas, baik setiap Jumat pagi maupun Sabtu dan Minggu. Bersama Forkopimcam, kecamatan, Koramil, Polsek, LPM, Karang Taruna, KNPI, dan seluruh masyarakat, kita harus membiasakan diri turun langsung ke lapangan. Gotong royong dan kebersamaan merupakan salah satu kunci keberhasilan dalam mengatasi berbagai persoalan lingkungan menuju Bogor Selatan yang lebih baik," katanya.

Harry menjelaskan, kegiatan kebersihan di Kecamatan Bogor Selatan telah dijadwalkan secara rutin. Setiap Selasa, aparatur kecamatan dan kelurahan diwajibkan melaksanakan kerja bakti di lingkungan masing-masing, sedangkan setiap Jumat kegiatan dilakukan bersama seluruh unsur Forkopimcam, Muspika Kelurahan, dan masyarakat.

"Ikhtiar ini tidak hanya untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan indah, tetapi juga mengantisipasi bencana seperti longsor dan banjir, sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan," ungkapnya.