"Kita harus komitmen kita di sini dari awal. Dengan saling memahami dan menyadari kita tidak ricuh sampai Idul Fitri mendatang. Mungkin perjanjian itu kita ikuti kita setujui," tuturnya. 

Baca Juga: Antisipasi Dampak Demo di Sekitar Sekolah, SMK Bhakti Insani Bogor Terapkan PJJ dan WFH

Sementara itu Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin mengatakan, pihaknya telah bersedia untuk melakukan dialog dengan cukup perwakilan, namun jumlah kehadirannya melebihi apa yang sudah diperkirakan. 

"Sebelumnya memang aksi itu sudah sampai informasinya ke Polresta Bogor. cuma dari kepolisian mencoba menahan, lebih baik kita ada diskusi dan siap diterima Pemkot Bogor sudah saya agendakan jam 9 perwakilan cukup 15-20 orang," tuturnya.

"Tapi fakta nya datang 400 orang saya kaget tadi lagi dalam lagi coba menunggulah kehadiran mereka perwakilan namun yang datang lebih dari itu," lanjut Jenal Mutaqin.

Namun demikian Jenal Mutaqin juga menyampaikan bahwa unjuk rasa berjalan dengan kondusif. Ia juga mengatakan, adanya kelonggaran waktu tersebut agar tidak mendatangkan pedagang baru dan para pedagang harus tetap menjaga kebersihan. 

Baca Juga: Pemkot Bogor Imbau PAUD - SMP Melaksanakan Pembelajaran Secara Daring

"Jujur aja, saya anak seorang pedagang kaki lima, tapi untuk kebersihan dan menjaga kota ini saya rasa kewajiban kita semua. Maka saya berterima kasih kepada polresta bogor kota yang tadi demonya Alhamdulillah kondusif," ujarnya.