Menurut Dedie, pada tahun 2025 peran ibu semakin luas. Ibu tidak hanya berperan sebagai pengasuh di rumah, tetapi juga sebagai pendidik utama di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi serta media sosial.

“Banyak ibu yang bekerja dan berjuang menyeimbangkan peran keluarga, karier, serta berbagai tanggung jawab lainnya. Karena itu, Hari Ibu mengingatkan kita semua bahwa Ibu tidak cukup hanya dipuji, tetapi juga perlu didukung,” tegasnya.

Ia menambahkan, tema Hari Ibu tahun ini juga menekankan pentingnya perlindungan hak-hak perempuan serta penghapusan segala bentuk kekerasan. Selain itu, masyarakat diajak untuk menciptakan ruang yang aman dan mendukung agar perempuan dapat terus berkarya.

Baca Juga: Selamat Hari Ibu, Kasih Ibu Sepanjang Masa

“Mari kita mulai dari hal-hal sederhana, seperti hadir untuk mendengarkan, menghargai kerja-kerja Ibu, berbagi peran di rumah, serta memastikan para Ibu memiliki ruang untuk menjaga kesehatan fisik dan mental,” terang Dedie.

Dedie menilai bahwa dukungan kecil yang dilakukan secara konsisten sering kali jauh lebih bermakna dibandingkan ucapan besar yang hanya bersifat sesaat.

“Saya mengajak seluruh warga Kota Bogor menjadikan Hari Ibu sebagai gerakan kebaikan, untuk menciptakan keluarga yang lebih hangat, lingkungan yang lebih peduli, serta masyarakat yang lebih adil bagi Ibu dan perempuan,” pungkasnya.