KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU.COM – Penanganan darurat terhadap longsoran di ruas Jalan Cisaranten–Sadengkolot, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, telah dimulai.
Kepala UPT Infrastruktur Jalan dan Jembatan Kelas A Wilayah V Leuwiliang, Aldino Putra Perdana turun langsung meninjau pemasangan bronjong di titik rawan tersebut.
Aldino menyebut medan ekstrem menjadi tantangan tersendiri dalam proses distribusi material ke lokasi.
"Posisinya memang cukup ekstrem, sehingga distribusi material agak terkendala. Tapi kami terus berupaya agar material tetap bisa masuk dan longsoran ini segera tertangani," ucap Aldino kepada Ceklissatu.com, Jumat (25/07/2025).
Baca Juga: Angkot Terbakar Usai Isi BBM di SPBU Galuga Cibungbulang Bogor, Warga Panik Lalu Lintas Sempat Macet
Longsoran yang terjadi memiliki volume cukup besar, dengan panjang sekitar delapan meter dan ketinggian mencapai 10 meter.
Selain pemasangan bronjong, pihak UPT juga akan membangun outlet saluran air agar aliran air tidak kembali menggerus badan jalan.
Aldino mengatakan, titik rawan ini sudah beberapa kali diusulkan untuk penanganan, namun baru terealisasi setelah dikategorikan sebagai darurat bencana.
"Berkat koordinasi dengan Pemerintah Desa, Kecamatan, dan Dinas PUPR, akhirnya penanganan ini bisa terlaksana," tuturnya.
Baca Juga: Tiga Kasus DBD Tercatat di Leuwiliang, Puskesmas Gerak Cepat Lakukan Fogging di Sejumlah Titik
Langkah cepat ini diharapkan mampu mencegah kerusakan lebih lanjut serta menjamin keselamatan pengguna jalan, terutama saat musim hujan tiba.
Comment