KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU -- Bupati Bogor, Rudy Susmanto melakukan peresmian sejumlah fasilitas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) RH Satibi (dulu RSUD Cileungsi), pada Rabu (02/07/2025). Hal tersebut sebagai salah satu upaya Pemkab Bogor dalam mengembangkan infrastruktur di wilayah Kabupaten Bogor.
Hadir dalam peresmian itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor, Fusia Meidiyawati.
Rudy Susmanto menyebutkan, Pemkab Bogor melaksanakan peresmian di RSUD RH Satibi yang dulu bernama RSUD Cileungsi, yang berada di tiga lokasi.
"Pertama unit transfusi darah, kedua ICU dan HCU, ketiga tempat penanganan varises centre, dan ada ruangan tunggu pasien taman," ungkap Rudy Susmanto kepada wartawan.
Selain itu lanjut Rudy Susmanto, RSUD RH Satibi juga mempunyai rencana pengembangan ke depan guna melayani masyarakat, khususnya di wilayah Bogor Timur.
"Pengembangan tersebut yaitu pengembangan infrastruktur rumah sakit. Kami pun bersiap melakukan investasi SDM di bidang kesehatan," tutur Rudy Susmanto.
"Maka Pemkab Bogor di 2026 kita bukan hanya memberikan beasiswa kepada siswa, tapi kami juga menyiapkan beasiswa bagi para dokter umum, dokter spesialis, dan dokter sub spesialis," tambah Rudy Susmanto.
Rudy Susmanto juga memberikan apresiasi kepada karyawan RSUD dan puskesmas yang ada di Kabupaten Bogor. Yaitu memberikan beasiswa dari perawat untuk menjadi dokter, atau dari perawat, bidan untuk jenjang pendidikan Manajemen Rumah Sakit.
"Tentu tujuannya terimakasih RSUD RH satibi banyak berubah, bersih pelayanan nya cukup ramah, kita memang terbatas dari infrastruktur, kita kejar bersama-sama infrastruktur. Karena ini lah satu-satunya rumah sakit yang ada di Kabupaten Bogor bagian timur, agar lebih optimal dan maksimal untuk masyarakat," tegas Rudy Susmanto.
Senada, Kepala Dinkes Kabupaten Bogor, Fusia Meidiyawati mengatakan, rumah sakit RH Satibi akan terus melakukan pengembangan. Sehingga infrastruktur terkait dengan lahan itu memang masih dalam proses.
"Sehingga rencana pengembangan RSUD RH Satibi ini mulai nanti juga dengan pemilihan lahan. Kemudian pembangunan sesuai dengan master plan," terang Fusia Meidiyawati kepada wartawan.
"Jadi mereka juga sudah merubah master plan dari yang sebelumnya. Sehingga memang diharapkan kedepannya menjadi sentral rumah sakit wilayah timur," pungkasnya.
Comment