Posko Nataru di Gerbang Tol Parungkuda berfungsi sebagai pusat koordinasi, pengawasan lalu lintas, dan manajemen insiden.
"Petugas juga ditempatkan di titik rawan kepadatan untuk mempercepat penanganan kondisi lapangan," bebernya.
Tidak hanya itu, aspek keselamatan menjadi prioritas dalam pelayanan Nataru.
"Seluruh indikator Standar Pelayanan Minimum terus dipantau, mulai dari kondisi jalan, aksesibilitas, kecepatan tempuh rata-rata, hingga kesiapan unit pertolongan," ucapnya.
PT Trans Jabar Toll juga menyiapkan rekayasa lalu lintas guna mengantisipasi lonjakan kendaraan di gerbang utama.
Disebutkan, lalu lintas di Parungkuda diproyeksikan mencapai 35.000–40.000 kendaraan.
Comment