"Kondisi kontur tanah di Bogor Selatan sangat rawan bencana. Dalam enam bulan terakhir saja tercatat sekitar 45 kejadian bencana. Selain itu, terkait kebersihan, kami di 16 kelurahan siap menyuplai dan memilah bahan baku sampah guna mendukung target Kota Bogor bebas sampah sekaligus menyokong kebutuhan fasilitas pengelolaan sampah menjadi energi," jelasnya.
Selain meluncurkan inovasi pelayanan publik, Harry juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan di wilayahnya. Dalam bidang pendidikan, Pemerintah Kecamatan Bogor Selatan bekerja sama dengan 12 Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) untuk mengembalikan sekitar 350 anak putus sekolah agar dapat melanjutkan pendidikan.
Upaya tersebut akan diperkuat melalui rencana pembangunan Sekolah Rakyat yang mampu menampung hingga 1.000 siswa serta pembangunan SMA Negeri 12 di wilayah Bogor Selatan.
Di sektor infrastruktur, Harry menyebutkan bahwa berdasarkan koordinasi dengan Pemerintah Kota Bogor dan DPRD Kota Bogor, sekitar 40 persen anggaran dinas terkait akan difokuskan untuk pembangunan di wilayah Bogor Selatan. Anggaran tersebut di antaranya digunakan untuk pengembangan infrastruktur dan pembebasan lahan proyek Bogor Inner Ring Road (BIRR).
Mengakhiri keterangannya, Harry mengajak media massa untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah, baik melalui fungsi kontrol sosial maupun sebagai penyebar informasi yang edukatif dan konstruktif.
Ia berharap sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, akademisi, media massa, dan masyarakat dapat terus diperkuat sehingga mampu mewujudkan Bogor Selatan yang semakin maju, aman, dan sejahtera.
Comment