BOGOR, CEKLISSAU.COM – Musrenbang Kelurahan Cimahpar menetapkan sejumlah prioritas pembangunan yang akan diusulkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Bogor tahun 2027.
Usulan dari musrenbang Kelurahan Cimahpar itu lebih didominasi pembangunan infrastruktur yang dinilai mendesak oleh masyarakat.
Sekretaris Lurah Cimahpar, Derio Alfianda mengatakan, musrenbang tahun ini berfokus pada penanganan lokasi prioritas berdasarkan aspirasi RT dan RW.
Baca Juga: Zakiyatul Fikriyah Prioritaskan Pembangunan Infrastruktur Dasar di Kelurahan Kedung Halang
“Usulan yang dibahas merupakan kebutuhan utama masyarakat dan akan diproyeksikan untuk kegiatan tahun 2027,” ujar Derio, Selasa (16/12/2025).
Salah satu usulan mendesak adalah pembangunan tembok penahan tanah (TPT) di RW 9 yang dinilai rawan karena berada di jalur aliran sungai dan belum diperbaiki selama hampir tiga tahun.
Selain itu, pembangunan Penerangan Jalan Umum (PJU) di sejumlah permukiman yang belum terjangkau penerangan juga menjadi perhatian.
“PJU penting untuk keamanan dan kenyamanan warga, terutama di wilayah permukiman yang masih kurang penerangannya,” ujarnya.
Selain itu, perbaikan jalan setapak di beberapa wilayah, termasuk RW 11, juga kembali diusulkan karena belum tertangani secara menyeluruh.
Menurut Derio, total usulan pembangunan mencapai sekitar 17 kegiatan. Dari jumlah tersebut, pihak kelurahan berharap 7 hingga 10 usulan dapat direalisasikan.
Sementara sektor pendidikan dinilai relatif aman karena sejumlah pembangunan dan penambahan ruang kelas telah rampung.
Terkait efisiensi anggaran, Derio menegaskan tidak berdampak pada pengurangan usulan pembangunan.
“Efisiensi hanya pada anggaran yang tidak terlalu mendesak, sementara sarana dan prasarana tetap diakomodasi,” jelasnya.
Baca Juga: Wali Kota Bogor Resmikan Gedung Baru SDN Cimanggu, Tegaskan Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
Sementara itu, Ketua LPM Kelurahan Cimahpar, Ade Sayepuloh mengatakan, usulan RAPBD 2027 masih didominasi pembangunan fisik.
Menurutnya, pembangunan TPT menjadi kebutuhan paling mendesak karena kondisi wilayah Cimahpar yang rawan longsor.
“Ada lima titik TPT prioritas yang perlu segera ditangani. Ini penting demi keselamatan warga,” tutup Ade.
Comment