BOGOR, CEKLISSATU.COM - Kebakaran timpa satu rumah warga di kawasan Sempur Lama (Sempur Lereng), RT 02 RW 02, Kelurahan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, pada Sabtu (30/5/2016) sekitar pukul 15.30 WIB.
Lurah Sempur, Mugya Mulyawan mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan awal, kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting yang terjadi di dalam rumah tersebut.
“Diperkirakan bencana kebakaran ini disebabkan oleh korsleting,” ujar Mugya.
Baca Juga: Kebakaran Nyaris Hanguskan Dapur SPPG Tamansari Bogor, Diduga Akibat Salah Pasang Regulator
Menurut data di lapangan, rumah yang terbakar merupakan satu unit bangunan yang dihuni oleh dua kepala keluarga (KK).
Ketua RW 02, Bintang JHS menjelaskan, bahwa berdasarkan data administrasi terdapat enam jiwa yang tercatat dalam kartu keluarga.
Namun, sehari-hari rumah tersebut dihuni oleh lima orang.
Baca Juga: Simulasi Tanggap Bencana Gempa Bumi di Dinsos Kabupaten Bogor
“Kalau berdasarkan KK jumlahnya enam jiwa, tetapi yang secara fisik tinggal di sini ada lima orang. Satu orang tinggal bersama keluarganya di tempat lain,” katanya.
Beruntung, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Namun seluruh isi rumah dilaporkan hangus terbakar sehingga kerugian yang dialami korban bersifat material.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Hanya kerugian materi. Kemungkinan seluruh barang yang ada di dalam rumah ikut terbakar,” kata Mugya.
Baca Juga: Kebakaran di Gang Sempit Bogor Selatan Hanguskan 3 Rumah, Damkar Ungkap Dugaan Penyebabnya
Ia menambahkan, kendaraan bermotor milik penghuni rumah berhasil diselamatkan sebelum api membesar.
“Motor yang ada di rumah berhasil diselamatkan. Yang terbakar hanya isi rumah,” ujarnya.
Pasca kebakaran, keluarga terdampak untuk sementara dievakuasi ke rumah kontrakan terdekat yang difasilitasi oleh pengurus lingkungan setempat.
Baca Juga: Kebakaran Pabrik Plastik di Gunung Putri Bogor Belum Padam 21 Jam, Damkar Masih Berjibaku Pemadaman
“Untuk sementara korban kami evakuasi ke kontrakan terlebih dahulu dengan bantuan Pak RT dan Pak RW,” kata Mugya.
Pemerintah kelurahan juga akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mendapatkan bantuan hunian sementara (huntara).
“Kami menunggu bantuan dari BPBD. Jika memungkinkan, korban akan menempati hunian sementara selama kurang lebih tiga bulan,” ujarnya.
Baca Juga: Edukasi Pencegahan dan Penanganan Kebakaran Kepada Jurnalis di Bogor
Sementara itu, Ketua RW 02, Bintang JHS, menjelaskan bahwa sebelum kebakaran terjadi, salah seorang penghuni rumah mendengar suara percikan dari kWh meter listrik.
Saat itu kondisi rumah masih dalam keadaan normal dengan televisi dan lampu menyala.
“Salah satu penghuni selesai mandi dan hendak merokok. Saat itu terdengar suara seperti percikan dari kWh meter. Tidak lama kemudian listrik padam. Ketika dicoba dinyalakan kembali, muncul asap dari kabel listrik di bagian lain rumah. Dari situlah api kemudian muncul,” jelasnya.
Baca Juga: Kebakaran Rumah di Cibuluh Bogor Utara Berhasil Dipadamkan, Beruntung Tak Ada Korban Jiwa
Ia menegaskan bahwa tidak ditemukan indikasi penyebab lain selain dugaan korsleting listrik.
Proses pemadaman berlangsung relatif cepat berkat respons petugas dan bantuan warga sekitar.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Sempur, Rahmat, mengatakan sebanyak enam unit mobil pemadam kebakaran dan tiga kendaraan dari BPBD diterjunkan ke lokasi.
“Petugas bergerak cepat. Setahu saya ada enam unit Damkar dan tiga kendaraan BPBD yang datang ke lokasi. Kurang dari 30 menit api sudah berhasil dipadamkan,” katanya.
Baca Juga: Cegah Kebakaran, Pramono Anung Minta Pemprov DKI Tingkatkan Pengawasan Seluruh Gedung di Jakarta
Menurutnya, akses menuju lokasi kebakaran tidak menjadi kendala karena petugas dapat menjangkau area melalui Jalan Ciremai.
Selain itu, warga sekitar turut membantu proses penanganan dengan membasahi rumah-rumah yang berada di sekitar titik kebakaran guna mencegah api merambat.
“Warga juga bergotong royong membantu. Rumah-rumah di sekitar lokasi dibasahi agar api tidak menyebar,” ujar Bintang.
Menyikapi peristiwa tersebut, Lurah Sempur mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya yang berkaitan dengan instalasi listrik rumah tangga.
Baca Juga: Lapak Rongsokan di Desa Karang Tengah Kebakaran, Polsek Babakan Madang Lakukan Olah TKP
“Kami mengimbau warga untuk selalu menjaga keamanan dan keselamatan di lingkungan rumah masing-masing. Jangan lengah dan selalu waspada dalam kondisi apa pun,” pungkas Mugya.
Comment