BOGOR, CEKLISSATU.COM– Ratusan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pamijahan (AMP) menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Pemerintahan Desa Pamijahan, Kabupaten Bogor, Selasa (19/8/2025).

Dalam aksinya, massa menyampaikan lima tuntutan kepada Kepala Desa Pamijahan, Abi Kusnadi.

Isu pertama yang disorot adalah pelayanan kesehatan, khususnya kemudahan akses peminjaman mobil ambulans desa yang dinilai masih berbelit dan menyulitkan warga Desa Pamijahan.

Baca Juga: Ini Klarifikasi Kades Gunung Menyan Wiwin Komalasari yang Viral di Media Sosial

Mereka juga menuntut dihapusnya praktik dugaan kolusi, korupsi, dan nepotisme (KKN) dalam perekrutan tenaga kerja desa.

AMP menilai, kades kerap lebih mengutamakan keluarga dalam pengangkatan perangkat desa.

Selain itu, warga meminta transparansi pengelolaan anggaran desa sesuai regulasi serta keterbukaan informasi publik.

Baca Juga: Bupati Bogor Rudy Susmanto Dukung Penuh Peluncuran Aplikasi Jaga Desa untuk Transparansi Pengelolaan Dana Desa

AMP juga menyoroti lemahnya penanganan keamanan desa, khususnya terkait maraknya pencurian yang dinilai kurang mendapat perhatian serius dari pemerintah desa.

Tuntutan terakhir adalah pengalokasian Dana Desa yang tidak hanya difokuskan pada pembangunan fisik, tetapi juga diarahkan pada pemberdayaan ekonomi, pengentasan pengangguran, dan peningkatan akses pendidikan untuk menekan angka putus sekolah.

"Ini murni gerakan masyarakat, agar pemerintahan desa berjalan sesuai prinsip good governance, bebas KKN, dan berpihak pada rakyat," tegas perwakilan AMP.

Baca Juga: Sempat Viral Video Dugaan Pungli di Tempat Wisata Pamijahan Bogor, Polisi Amankan Seorang Terduga Pelaku

Menanggapi aksi tersebut, Kepala Desa Pamijahan Abi Kusnadi menemui langsung massa dan mengajak mereka berdialog di aula desa. Ia menilai kritik yang disampaikan warga sebagai masukan positif.

"Saya tanggapo ini sesuatu yang positif, karena pada prinsipnya ini kan sebenarnya mengingatkan saya kaitan dengan bagaimana pengamanan lingkungan banyaknya pencurian,” ungkapnya.

"Kemudian juga yang dipertanyakan pelayanan ambulan desa misalkan, kemudian soal bener tentang transparansi semua sudah jawab itu semoga juga ini jadi pintu masuk saya dengan mereka para pemuda dan saya ucapkan terimakasih pada mereka,” ujarnya.

Baca Juga: Dua Tahun Mangkrak, Pembangunan Jalan Gunungsari Disorot Warga 

Ia juga menyampaikan apresiasi atas aspirasi warga, khususnya generasi muda yang dinilainya peduli pada jalannya pemerintahan Desa Pamijahan.