BOGOR, CEKLISSATU– Pembangunan Jalan Gunungsari di Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, kembali menuai sorotan tajam dari warga. Pasalnya, proyek peningkatan jalan menuju kawasan wisata Gunung Salak Endah tersebut mangkrak selama dua tahun tanpa kejelasan penyelesaian.
Seorang warga setempat, Oman, menyatakan bahwa lambatnya pengerjaan jalan telah menghambat aktivitas sehari-hari masyarakat dan berdampak negatif pada mata pencaharian mereka. Ia mempertanyakan komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor yang dinilai tidak serius dalam menyelesaikan proyek tersebut.
“Sudah dua tahun berturut-turut pembangunan jalan ini mangkrak. Setiap kali dimulai, pengerjaannya selalu terhenti tanpa alasan yang jelas. Kami sangat terganggu, apalagi saat malam Tahun Baru kemarin, jalan ditutup total karena masih ada pengerjaan,” keluhnya, Minggu (12/1/2025).
Menurut Oman, proyek dengan panjang lebih dari satu kilometer dan anggaran mencapai miliaran rupiah tersebut seharusnya sudah selesai. Namun hingga kini, jalan yang menjadi akses utama menuju objek wisata terus terbengkalai, memperparah kondisi transportasi dan mengurangi kenyamanan pengunjung.
Baca Juga: Warga Kelurahan Kebon Bawang Tolak Pembangunan SUTET
Ia menilai, jika Pemkab Bogor tidak mampu menangani proyek tersebut, sebaiknya akses jalan diserahkan kepada pemerintah desa agar dapat dikelola secara mandiri oleh masyarakat.
“Kami siap membangun jalan ini sendiri, asalkan status jalannya menjadi milik desa,” tegasnya.
Oman berharap pemerintah lebih serius dalam menyelesaikan pembangunan infrastruktur, khususnya di wilayah strategis yang berdampak langsung pada perekonomian masyarakat dan sektor wisata.
“Kami hanya ingin jalan ini selesai dengan baik agar akses tidak lagi terhambat dan masyarakat dapat menjalankan kegiatan tanpa kesulitan,” pungkasnya.
(Febrian Batara Aditya Rahman)
Comment