Pengembangan wisata berbasis budaya dinilai menjadi salah satu solusi konkret dalam menjaga keberlanjutan warisan leluhur sekaligus memberdayakan ekonomi masyarakat desa.
Baca Juga: Hasil Sidak Proyek Pembangunan SDN Gang Aut, Komisi III DPRD Kota Bogor Temukan Kelalaian
Yang membuat sosialisasi kali ini istimewa adalah digelarnya Festival Saba Lembur, sebuah ajang yang menampilkan kesenian tradisional, hasil bumi, serta dialog budaya.
Festival ini tidak hanya menjadi wadah hiburan rakyat, tetapi juga sarana edukasi publik tentang pentingnya pelestarian budaya daerah.
“Pelestarian budaya membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Oleh karena itu, banyak pihak kami libatkan,” jelasnya.
Beberapa instansi yang ikut mendukung antara lain Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), serta pihak pengelola Taman Nasional.
Baca Juga: Ketua DPRD Sastra Winara: Pameran Foto PFI Bogor Merupakan Harinya Seni dari Para Pewarta Foto
Festival dibuka dengan Saba Desa, ritual budaya yang menampilkan gotong hasil bumi sebagai simbol keberhasilan pertanian tradisional.
Comment