BOGOR, CEKLISSATU – Rumah warga di Kampung Cimanggu RT 05 RW 03, Desa Mekarsari, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, roboh total pada Sabtu (24/5/2025) sekitar pukul 17.50 WIB.
Pemilik rumah yang roboh total itu, Subki Amin menjelaskan, bahwa bagian dapur rumahnya merupakan bagian pertama yang ambruk sekitar pukul 06.00 pagi.
Subki mengungkap bahwa ia telah mengajukan bantuan melalui program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) sejak tahun 2023.
Baca Juga: Jembrana Bali Porak Poranda Diterjang Banjir, 7 Jembatan Putus Hingga Rumah Roboh
Namun hingga rumahnya roboh, belum ada realisasi bantuan yang diterima.
“Saya ikuti prosedur, rumah juga sudah difoto-foto oleh petugas, tapi belum ada surat atau tindak lanjut. Saya hanya bisa menunggu,” ujarnya, Minggu (25/5/2025).
Sementara itu, Kepala Desa Mekarsari H. Sofwan atau yang akrab disapa Zona menuturkan, bahwa pihak desa sebenarnya sudah melakukan koordinasi dengan BPBD dan Kecamatan Rancabungur sebelum rumah tersebut roboh total.
Baca Juga: Belum Tersentuh Bantuan, Rumah Warga Mekarsari Kecamatan Rancabungur Roboh Dimakan Usia
“Awalnya yang roboh hanya bagian dapur. Kami langsung laporkan ke BPBD dan kecamatan untuk peninjauan. Namun setelah tim selesai survei dan pulang, rumahnya roboh total,” jelas Zona saat ditemui di lokasi kejadian.
Zona juga menyampaikan bahwa pengajuan bantuan Rutilahu milik Subki akan terealisasi 2025, dengan anggaran sebesar Rp15 juta.
Anggaran tersebut masuk dalam jatah 5 unit rumah Rutilahu yang mendapat alokasi setiap tahun di Desa Mekarsari.
Baca Juga: Pemprov Jawa Barat Bangun Jembatan Bailey Penghubung Bogor-Karawang, Rampung Sebelum Lebaran
Meski begitu, Zona menekankan, bahwa perbaikan rumah warga tidak bisa sepenuhnya mengandalkan bantuan dari pemerintah.
“Pemerintah desa tidak akan tinggal diam. Kita akan bantu bersama-sama meringankan beban korban. Karena kalau hanya mengandalkan anggaran Rutilahu, belum tentu cukup untuk membangun rumah yang roboh berdiri kembali,” ucapnya.
Dengan kejadian irumah roboh ni, warga dan pemerintah desa berharap adanya dukungan lebih luas dari pemerintah daerah maupun masyarakat agar proses pemulihan rumah korban bisa berjalan lebih cepat dan layak huni.
Comment