KOTA BOGOR, CEKLISSATU.COM - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor mencatat sebanyak 836 laporan kejadian masuk sejak awal tahun hingga November 2025. Laporan tersebut mencakup berbagai peristiwa, baik bencana alam, non-alam, maupun kegiatan operasi pencarian dan pertolongan (SAR).

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadisasongko mengatakan, laporan tersebut berasal dari berbagai jenis kejadian yang terjadi di wilayah Kota Bogor sepanjang tahun 2025.

“Kalau data yang kami himpun sampai hari ini, dari awal tahun sampai kemarin, total laporan kejadian yang masuk di Kota Bogor, baik bencana alam, non-alam, operasi SAR, dan sebagainya, sudah mencapai 836 laporan,” ujar Dimas, saat ditemui usai melaksanakan Apel Tanggap Bencana di Mako Polresta Bogor Kota, Rabu (5/11/2025).

Baca Juga: Hujan Deras Sebabkan Pohon Tumbang di Bojonggede, BPBD Tunda Evakuasi karena Ditemukan Sarang Ular dan Monyet

Dimas menambahkan, meski terdapat beberapa laporan korban jiwa, sebagian besar terkait dengan kegiatan operasi SAR, bukan akibat langsung dari bencana alam.

“Beberapa memang ada korban jiwa, tapi itu lebih kepada operasi SAR. Contohnya kemarin ada orang tenggelam," tuturnya.

"Sejauh ini, untuk korban jiwa akibat potensi bencana di Kota Bogor, alhamdulillah belum ada. Yang tercatat hanya dua kejadian, yaitu warga hanyut di Bogor Barat dan satu anak di Kecamatan Bogor Selatan,” jelasnya.

Baca Juga: Pohon Bunut Raksasa Tumbang di Jalan Kapten Muslihat, BPBD dan Unsur Gabungan Lakukan Penanganan Cepat

Selain itu, Dimas mengungkapkan bahwa peristiwa pohon tumbang dan banjir masih mendominasi laporan yang masuk ke BPBD.