“Kalau dulu LPM itu stigmanya hanya soal proyek atau kegiatan sarana dan prasarana (Sapras), namun saat ini saya lebih menitikberatkan pada bagaimana para Ketua LPM bisa memberdayakan warganya sesuai karakter wilayah masing-masing,” tutur Irman.
Menurutnya, setiap kelurahan memiliki sumber daya manusia (SDM), budaya, dan karakter yang berbeda-beda. Oleh karena itu, Ketua LPM diharapkan mampu memahami kebutuhan masyarakat dan menyerap aspirasinya, serta menjadi mitra lurah dalam setiap kegiatan pembangunan.
“Saya minta para Ketua LPM fokus pada wilayahnya masing-masing. Terlebih, dari 16 Ketua LPM yang dilantik, hanya empat orang yang merupakan petahana, sementara lainnya adalah wajah-wajah baru, meski tetap tokoh masyarakat di kelurahannya. Semoga mereka bisa fokus dan mampu berkolaborasi dengan lurah, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan seluruh stakeholder di wilayahnya,” pungkasnya.
Comment