BOGOR, CEKLISSATU– Sekitar 30 ribu massa yang tergabung dalam IMANTARA (Institut Madani Nusantara) bersama berbagai elemen masyarakat Jawa Barat menggelar aksi damai untuk mengawal keberlangsungan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekitaran alun-alun Kabupaten Bogor pada Jumat (26/6/2026).
Dalam aksi damai yang dipimpin Juliana Wahid tersebut, massa menyampaikan delapan tuntutan kepada pemerintah, mulai dari dukungan terhadap program Presiden Prabowo Subianto hingga desakan agar Badan Gizi Nasional (BGN) melibatkan para mitra dalam penyusunan kebijakan.
Ke delapan tuntunan tersebut yakni Pertama, mendukung penuh Presiden Prabowo Subianto dalam melanjutkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kedua, mendesak Pimpinan BGN (Badan Gizi Nasional) yang baru untuk kembali ke INPRES & JUKLAK JUKNIS.
Baca Juga: Sehari Dipecat Jadi Kepala BGN, Dadan Hindayana Langsung Ditangkap Kejagung Atas Dugaan Korupsi Program MBG
Ketiga, menuntut agar Persoalan Dapur 3T segera DITUNTASKAN demi keadilan akses gizi. Keempat dukung Presiden Prabowo Subianto melakukan aksi bersih-bersih di internal BGN dari praktik KKN.
Tuntutan kelima, mendesak Pimpinan BGN Baru supaya melibatkan MITRA / Perwakilan Yayasan dalam membuat KEBIJAKAN terkait Program MBG. Keenam, mendesak Pimpinan BGN & DPR RI Komisi IX untuk mencabut MORATORIUM dan mengakomodir semua SPPG yang sudah mempunyai ID.
Ketuju, lanjutkan program-program strategis pemerintah yang berpihak penuh kepada Rakyat. Dan tuntutan terakhir kedelapan, wujudkan kemandirian bangsa seutuhnya melalui penguatan ketahanan pangan dan gizi nasional.
Comment