BOGOR, CEKLISSATU - Pasca ditutupnya Plaza Bogor yang berlokasi di Jalan Suryakencana, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor hingga kini para pedagangnya masih bertahan lantaran belum ada relokasi dari pihak pemerintah.
Hal itu diakui Direktur Operasional (Dirops) Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor, Denny A. Wibowo saat ditemui CeklisSatu.com pada Senin, 28 November 2022.
Menurut Denny, pihaknya saat ini sedang fokus melakukan sosialisasi dan menarik minat para pedagang agar mau direlokasi ke tempat yang sudah disediakan.
"Sekarang kami masih instens sosialisasi, pedagang sudah kami ajak melihat lokasi relokasinya yakni di pasar Blok F dan AB serta Pasar Jambu Dua dan Sukasari, harapan kami para pedagang ini berminat untuk direlokasi ke tempat yang memang sesuai komoditasnya," ucap Denny.
Baca Juga : 3 Nama Calon 'Bos' Perumda Transportasi Pakuan Bakal di Wawancara Bima Arya Pekan Depan
Target dari sosialisasi ini, lanjut Denny, diharapkan menjadi solusi bagi pedagang dan pedagang yang berminat di relokasi ke pasar Blok F dan AB atau Pasar Jambu Dua dan Sukasari bisa menghubungi PT. Mulyagiri dan Javana.
"Informasi dilapangan sudah ada sejumlah pedagang yang berminat dan berkomunikasi langsung dengan Mulyagiri," ungkapnya.
Kendati demikian, Denny mengaku ada sejumlah masukan dari pedagang untuk itunda relokasi sampai perayaan Idul Fitri 2023. Untuk itu, masih kata Denny, pihaknya masih menampung semua masukan keinginan para pedagang.
"Nanti kita melihat timelinenya dulu, kalau memang memungkinkan kita fasilitasi, sekarang kita intens dulu agar para pedagang di Plaza Bogor ini tertarik untuk pindah ke Blok F dan AB atau Pasar Jambu Dua dan Sukasari," ujarnya.
Lebih lanjut, Denny mengajak kepada para pedagang untuk bisa bekerjasama dan mengikuti arahan dari pemerintah. "Ini kan program pemerintah untuk merevitalisasi pasar di Kota Bogor sehingga diharapkan para pedagang bisa kerjasama untuk membangun Kota Bogor agar lebih nyaman dan tertata," katanya.
Comment