BOGOR, CEKLISSATU—Cerita  Acin 53 tahun warga Kampung Muara Baru, Desa Cibunian Pamijahan  yang pertama kali menemukan Korban hilang tertimbun longsor. Acin pertama kali menemukan Umar 42 Tahun saat itu sedang ikut mencari mencangkul lumpur dan mengenai kaki korban.

Acin  mengatakan, sebelun berangkat membantu jalannya evakuasi, ia berdoa kepada Allah SWT agar diberikan kemudahan.


"Dari rumah sudah saya niatin la haula wala quwwata illa billah, saya minta yaa Allah berilah keceparan menemukan orang itu," ucapnya.


Ketika tiba di lokasi, Acin tidak lantas langsung menemukan korban, ia mengatakan sempat berpindah-pindah posisi.


"Saya kerja (mencari korban) tapi engga hasil, pindah lagi ke sebelah kiri, saya cangkul lagi, terus nemu triplek, saya angkat terus saya buang tripleknya, saya cangkul lagi pelan-pelan," jelasnya.


Niat dan usahanya akhirnya membuahkan hasil, Acin berhasil menemukan jenazah korban yang sudah tidak bernyawa, berawal dari melihat bagian kaki.


Namun, Acin merasa sedih lantaran secara tak sengaja ia mencangkul kaki korban, dirinya merasa sangat iba.


"Pas saya cangkul pelan-pelan terus saya tarik, ternyata kakinya yang saya tarik darahnya masih ngalir, saya teriak nangisnya nyangkul orang, terasa sama saya gimana sakitnya kalo masih hidup di cangkul," ungkapnya.


Saat ditemukan, kata Acin, posisi korban dalam kondisi telentang, dan dan berpindah posisi dari titim awal rumahnya.


"Jadi waktu ketemu posisinya celentang, terus itu kayanya kedorong pohon aren, jadi jauh dari rumahnya," katanya.


Setelah itu, ia bergegas memanggil anggota Tim SAR yang saat itu juga sedang mencari korban.


“Jenzah langsung dievakuasi proes evakusi berjalan 30 menit sebelum akhinya dibawa ke rumah saudara korban untuk selanjutnya di kebumikan,”ungkapnya.

 Cepi