JAKARTA, CEKLISSATU.COM -- Pasca aksi unjuk rasa pada Kamis (28/8/2025), pasar saham Indonesia melemah ke zona merah pada perdagangan akhir pekan ini, Jumat (29/8/2025). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau anjlok ke level 7.796 pada pukul 10.11 WIB, turun 155,3 poin atau 1,95 persen.

Mengutip data RTI Business, volume transaksi di perdagangan tercatat 24.158 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp8.757 triliun. Adapun frekuensi transaksi tercatat 1.089.658 kali.

Pada awal perdagangan sesi sebanyak 102 saham tercatat menguat 618 saham melemah, dan 76 saham tidak mengalami pergerakan alias stagnan.

Sementara itu, nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan hari Jumat melemah 1 poin atau 0,01 persen menjadi Rp16.354 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya Rp16.353 per dolar AS.

Baca Juga: Aksi unjuk rasa masih berlanjut, KAI Daop 1 Jakarta kembali lakukan Rekayasa Pola Operasi perjalanan KA

Menanggapi hal ini, Sekretaris Kementerian Koordinator Perekonomian, Susiwijono Moegiarso menyatakan bahwa pelemahan rupiah dan IHSG dinilai wajar merespons kondisi yang terjadi saat ini.

Di sisi lain, pemerintah meminta masyarakat tetap tenang dan mempercayakan kepada pemerintah

"Kalau melihat perkembangan hari ini, memang terjadi pelemahan IHSG maupun rupiah kita. Saya kira ini respons yang wajar karena faktor stabilitas menjadi penting untuk para investor," ucap Susiwijono di Kemenko Perekonomian.