BOGOR, CEKLISSATU – Soal masalah kemacetan di Kota Bogor, Calon Wali Kota Bogor Rena Da Frina sebut telah miliki solusi jika dia menangkan Pilkada Bogor.
Bersama wakilnya Achmad Teddy Risandi, Rena Da Frina berjanji serius menuntaskan masalah kemacetan di Kota Bogor dalam masa pemerintahannya jika nanti terpilih.
Rena Da Frina mengatakan, menyoal solusi mengatasi kemacetan di Kota Bogor menjadi salah satu misi Bogor Ready Melayani.
Baca Juga : Begini Cara Cawalkot Bogor Rena Da Frina Mudahkan UMKM, Pencari Kerja Pasti Senang
Dia menyebut, ada tiga aspek tercepat harus segera dilakukan guna mengurangi macet di Kota Bogor.
“Pertama itu adalah merekayasa lalu lintas. Rena dan Teddy pasti mengkaji mengenai opsi rekayasa lalu lintas di titik ruas jalan mana saja dan kapan waktu biasanya terjadi kemacetan,” kata dia, Jumat 18 Oktober 2024.
Hal kedua yang perlu cepat diterapkan, ungkap Rena Da Frina, adalah penambahan kantong parkir di Kota Bogor.
Baca Juga : Rena Da Frina-Teddy Risandi Raih Dukungan Besar dari Komunitas Pos Ma Roham di Pilwalkot Bogor
Menurutnya, bukan hanya ketersediaan kantong parkir konvensional, namun juga yang gedung area parkir susun.
“Terakhir itu yang harus segera yakni manajemen koridor untuk bis Trans Pakuan. Amat bisa menambah dua koridor lagi dari yang sekarang telah ada empat dengan mekanisme pembaayaan APBD melalui Perusahaan Daerah Jasa Transportasi (PDJT),” papar Rena.
Kendati demikian, mantan Lurah Sempur itu mengemukakan bahwa dirinya juga menyusun skema jangka panjang untuk menyelesaikan masalah kemacetan di Kota Bogor.
Baca Juga : Penuh Cinta, Doa dan Dukungan Ibu Jadi Modal Awal Rena Da Frina Maju Pilwakot Bogor 2024
Beberapa cara ke depannya yang ingin dilaksanakan, antara lain pembuatan ruas jalan baru sebagai jalur alternatif, kemudian juga berkoordinasi intensif bersama Pemerintah Provinsi Jakarta serta Pemerintah Kabupaten Bogor untuk pemanfaatan jalan tol dalam kota.
“Masih banyak skema lain yang akan saya implementasikan agar kemacetan di Kota Bogor berkurang drastis, atau justru tidak ada lagi. Supaya Kota Bogor jadi wilayah yang nyaman ditempati dan didatangi,” tukas Rena Da Frina.
Comment