BOGOR, CEKLISSSATU- Seorang Warga Desa Leuwisadeng, Kecamatan Leuwisadeng mengaku diduga hampir menjadi korban begal saat berkendara roda empat di Jalan Raya Cibungbulang, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor.
Sekitar pukul 21.15 WIB, ia bersama istri dan anaknya yang masih belia dari arah Bogor menuju Leuwiliang, kondisi jalan di wilayah tersebut pun masih terbilang ramai lalu lalang kendaraan maupun aktifitas masyarakat.
Dari arah berlawanan, muncul satu kendaraan roda dua yang berboncengan tiga orang.
Awalnya ia tak menaruh curiga kepada pengendara yang berbonceng tiga tersebut, tapi ternyata dugaannya salah.
Baca Juga : Korban Gempa Tolak Direlokasi, Forkompinda Cianjur Upayakan Sosialisasi
Pengendara roda dua tersebut kemudian mengambil lajurnya dengan posisi hampir bertabrakan dan tiba-tiba mengeluarkan senjata tajam berupa golok yang diarahkan kepada dirinya.
"Saya kaget dia tiba-tiba ngeluarin golok lansung nyabet mobil saya, saya reflek banting stir ke kiri, akhirnya sabetan dia kena spion kanan mobil saya," ujarnya kepada wartawan, Senin 5 Desember 2022
Beruntung dalam kejadian tersebut hanya mengenai pelindung spion mobil saja, sedangkan ia dan anak istrinya dalam kondisi baik-baik saja.
"Mungkin kalau saya engga banting stir ke kiri, itu kena kaca depan mobil, kan bisa bahaya kalau kacanya pecah," katanya.
Fahri menyayangkan aksi yang sangat membahayakan tersebut masih bisa terjadi.
"Sayangnya saat kejadian tak sempat melihat dengan jelas ciri-ciri dari pelaku penyerangan tersebut, pasalnya sejak awal ia tak menaruh kecurigaan."ungkapnya.
Comment