Kesepakatan ini mempertegas mandat Oktober 2025 agar U25 bergerak lebih operasional melalui perangkat organisasi yang jelas dan siap bekerja.

Baca Juga: Gerakan UI Mengajar Angkatan 15 Lanjutkan Misi Penguatan Pembelajaran dan Pendidikan di Cirebon
 
Maka itu, forum menyepakati struktur organisasi U25 yang terdiri atas Ketua (UI), Wakil Ketua (Universitas Sumatera Utara dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember), Sekretaris Jenderal (Universitas Hasanuddin), serta Wakil Sekretaris Jenderal (Universitas Brawijaya dan Universitas Syiah Kuala), dengan pimpinan forum Prof. Heri Hermansyah.
 
Forum juga menyepakati pembentukan lima Kelompok Kerja (Pokja) sebagai mesin kerja strategis U25 yang meliputi World Class University (WCU), Dana Abadi, Komersialisasi Aset dan Joint Venture, Tata Kelola Keuangan, serta Sumber Daya Manusia (SDM) PTN-BH. 

Kelima Pokja ini diarahkan untuk membahas advokasi dan regulasi di bidang masing-masing yang terintegrasi dengan forum-forum lain.

Baca Juga: Kolaboraksi Gandeng Anak Istimewa, Fun Run Inklusif Kolaborun 2026 Siap Digelar di Pakansari
 
Susunan koordinator dan anggota Pokja tersebut adalah Pokja WCU (UGM, UPI, UNSRI, UNDIP); Pokja Dana Abadi (ITB, UNESA, UT); Pokja Komersialisasi Aset & Joint Venture (IPB, UNP, UNJ, UM); Pokja Tata Kelola Keuangan (UNAIR, UNAND, UNS, UNY); serta Pokja SDM PTN-BH (UNPAD, UIII, UNNES).
 
Dalam forum tersebut, Prof. I. Gede Wenten menegaskan perlunya menafsir ulang “world class” agar tidak berhenti pada peringkat global, tetapi menjadi universitas yang relevan terhadap kebutuhan bangsa, berdaulat dalam agenda keilmuan, dan berdampak bagi ekonomi, sosial, serta lingkungan—sebagai nation builder.

UI Leaders Forum 2.webp
LEADERS FORUM: Universitas Indonesia (UI) selaku Ketua U25 (Forum Rektor PTN-BH) memimpin U25 Leaders Forum di IPB University, beberapa waktu lalu. Forum ini menjadi ruang konsolidasi pimpinan 24 PTN-BH guna menyelaraskan arah kebijakan pendidikan tinggi, riset, dan inovasi nasional, memperkuat kontribusi perguruan tinggi bagi pembangunan sumber daya manusia dan daya saing bangsa. FOTO: HUMAS UI


 
Ia menekankan pentingnya capaian internasional yang diiringi keberanian untuk mengembangkan keunggulan khas Indonesia. 

Baca Juga: Mayoritas Atlet PPOPM Siap Perkuat Kabupaten Bogor di Porprov Jabar 2026

Menurutnya, perguruan tinggi harus mampu menjembatani riset dasar dengan pemanfaatan inovasi, hilirisasi pengetahuan, serta kolaborasi erat dengan pemerintah, industri, dan masyarakat.