KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU.COM — Dalam upaya menumbuhkan kembali budaya literasi dan berpikir kritis di masyarakat, Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah FKIP Universitas Muhammadiyah Bogor Raya (Umbara) melakukan giat Kamisan Literasi di Alun-Alun Kecamatan Leuwiliang, mengusung tema There Is No Friend As Loyal As A Book.

Ketua Bidang RPK PK IMM FKIP Umbara, Ihsan Subada mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap menurunnya minat baca di era digital.

"Buku tetap menjadi teman yang paling setia ia tak memotong cerita, tak menyesatkan, tapi memberi pencerahan," ungkap Ihsan Subada kepada Ceklissatu.com.

Kamisan Literasi diisi dengan diskusi terbuka, pembacaan puisi, dan pembagian buku bacaan kepada masyarakat. Warga dan pelintas, termasuk kalangan muda, turut larut dalam suasana yang hangat dan reflektif.

Baca Juga: PD Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Bogor 2025-2029 Resmi Dikukuhkan, Fokus Pada Prinsip Harmoni dan Kolaborasi

PK IMM menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan wujud keberpihakan terhadap nilai-nilai kebebasan berpikir dan pencerahan. 

“Kami sedang membangun atmosfer literasi yang merakyat dan membebaskan,” tambah Ihsan.

IMG_20250801_131443.webp
AYO MEMBACA: Upaya menumbuhkan kembali budaya literasi dan berpikir kritis di masyarakat, Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah FKIP Universitas Muhammadiyah Bogor Raya (Umbara) melakukan giat Kamisan Literasi di Alun-Alun Kecamatan Leuwiliang, mengusung tema There Is No Friend As Loyal As A Book. FOTO: DIDIN KHAERUDIN/CEKLISSATU.COM

Di akhir acara, PK IMM menyampaikan apresiasi kepada Kecamatan Leuwiliang atas dukungan ruang publik yang memungkinkan kegiatan ini terselenggara.

Kamisan Literasi akan terus digelar setiap pekan sebagai bentuk pengabdian nyata IMM dalam menghidupkan kembali budaya literasi di tengah masyarakat.